Disneyland hongkong (2)

Serunya Menjelajahi Kota Tambang Emas Era 1800-an

Kompas.com - 16/10/2012, 06:18 WIB

HONGKONG, KOMPAS.com Sebagai area baru di Disneyland Hongkong, Grizzly Gulch telah memikat banyak pengunjung untuk menjajal semua wahana dan tempat yang ada di dalamnya. Selain Big Grizzly Mountain Runaway Mine Cars, di dalam area yang baru dibuka pada bulan Juli 2012 ini juga terdapat tempat dan wahana lain yang memiliki konsep kota tambang emas klasik.

Geyser Gulch

Sumber air panas yang berasal dari pegunungan mungkin sudah sering ditemui. Namun, bagaimana jika ada semburan air panas yang berasal dari perut bumi? Di area bermain Grizzly Gulch, Disneyland Hongkong, terdapat satu sumber semburan air panas yang dapat meletup tinggi ke atas dengan waktu semburan yang tidak bisa diduga, yaitu Geyser Gulch.

Pakaian pengunjung bisa basah jika mendekat ke pusat semburan air panas di Geyser Gulch. Di tempat ini Anda juga dapat adu ketangkasan menembak dalam perang air.

The Old Jail (Penjara Tua)

Berfoto saat berlibur ke suatu tempat adalah hal wajib, selain untuk mengabadikan momen penting, dengan foto kita dapat bercerita kepada keluarga atau teman tentang perjalanan liburan kita.

Di area Grizzly Gulch, ada penjara tua ala koboi barat yang bisa dimanfaatkan untuk berfoto. Pengunjung dapat mengekspresikan dirinya sebagai buronan dalam sebuah poster dengan wajahnya sendiri atau berpura-pura menjadi tahanan yang sedang meringkuk di dalam sel.

Lucky Nugget

Disneyland Hongkong seakan memberikan ruang bagi para pengunjung untuk mengabadikan momen bertualang di area Grizzly Gulch dengan menyediakan banyak area atau tempat berfoto.

Di depan sebuah kantor Assay, ada replika bongkahan emas besar yang dipercaya membawa keberuntungan bagi warga Grizzly Gulch. Pengunjung dapat berfoto dengan emas tersebut dari dekat, bahkan bisa menyentuhnya secara langsung.

Friends of Wild West

Jangan heran jika tiba-tiba melihat beragam karakter Disney, seperti Mickey and Minnie Mouse, Chip and Dale, dan Koda and Kenai, yang mendatangi pengunjung di area Grizzly Gulch. Mereka datang untuk menyapa dan berfoto bersama pengunjung di tempat yang telah disediakan.

Lucky Nugget Saloon

Terus berkeliling dan menjajal setiap wahana dan tempat yang ada di area Grizzly Gulch tentu dapat membuat badan lelah dan terasa lapar. Namun, tidak perlu khawatir, masih di dalam area Grizzly Gulch, ada sebuah restoran yang dapat dijadikan tempat istirahat dan mengisi perut Anda yang kosong.

Restoran ini dirancang seperti restoran ala kota koboi dan penambang emas di era 1800-an. Ada beragam menu yang ditawarkan dengan harga terjangkau.

Bear Necessities

Berlibur tanpa membawa buah tangan rasanya kurang lengkap. Tanpa perlu keluar dari area Grizzly Gulch, pengunjung dapat membeli beberapa mainan dan pernak-pernik eksklusif khas Disneyland Hongkong. Tempat penjualan aneka mainan dan pernak-pernik ini dibuat seperti kereta bear necessities yang pada zamannya menjual perlengkapan yang berlapis emas.

Dengan adanya beragam tempat dan wahana, tidak heran bila area Grizzly Gulch ini merupakan area terbesar yang pernah ada di Disneyland Hongkong dengan beragam keunikannya.

Tidak berhenti di situ, Disneyland Hongkong akan terus membuat inovasi dan membangun wahana baru yang dapat menarik pengunjung dari seluruh dunia, seperti area Mystic Point yang rencananya akan diluncurkan pada tahun 2013.

"Kami tahu harus berkembang dan harus mengerti apa yang pengunjung inginkan, serta menghadirkan apa saja keunikan dari (Disneyland) Hongkong. Disneyland akan selalu berkembang dan akan selalu mempersembahkan hal baru," papar Kelly Willis, Director, Creative Development, and Show Quality Walt Disney Imageneering, Selasa (9/10/2012) di Disneyland Hongkong.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau