JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah mobil Honda CR-V bernomor polisi B 8190 QN ringsek dihantam KRL AC dari arah kemayoran menuju Kampung Badan, Jakarta Utara. Ketika bunyi tanda kereta melintas dan palang pintu sudah hampir menutup, pengemudi itu nekat menerobos pintu perlintasan kereta di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara.
Kapolsek Pademangan Komisaris Polisi (Kompol) Susatyo Purnomo yang ditemui saat meninjau lokasi kecelakaan mengatakan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 12.48 WIB tadi.
"Kecelakaan lalu lintas tadi antara KRL AC yang melintas dari arah Kemayoran menuju Kampung Badan Jakarta Utara, tepat di perlintasan Gunung Sahari, dengan kendaraan CR-V," kata Susatyo, Selasa (16/10/2012).
Ia mengatakan, menurut keterangan saksi-saksi yang sudah dimintai keterangan, mobil tetap masuk di jalur perlintasan walaupun tanda kereta akan melintas telah berbunyi.
"Pintu perlintasan belum tertutup sempurna, sehingga terjadi kecelakaan tepat di perlintasan," ujar Susatyo.
Adapun penumpang mobil berjumlah dua orang hingga kini tidak diketahui keberadaannya. Identitas kedua penumpang mobil tersebut juga belum diketahui.
Kapolsek mengaku mendapat informasi bahwa kedua penumpang mobil selamat dan hanya mendapat luka ringan dalam peristiwa itu. Kedua penumpang tersebut sempat meninggalkan mobil mengetahui kereta sudah dekat.
"Korban pemilik mobil sempat keluar meninggalkan mobil. Dua-duanya jadi yang laki-laki sama perempuan, mungkin tau kereta sudah dekat ditinggalin mobilnya. Untuk korban (identitasnya) saat ini masih kita cari, mengingat di rumah sakit terdekat belum juga ditemukan," ujarnya.
Hal senada diungkapkan Dodo (52), petugas palang pintu perlintasan kereta. Menurutnya mobil nekat masuk saat kejadian berlangsung.
"Mobil kayak nyelonong, palang pintu belum rapat kebawah," ujar Dodo.
Pantauan KOMPAS.com di lokasi kejadian, mobil ringsek parah pada bagian body kiri, tepatnya di pintu depan, pintu tengah dan body belakang mobil. Lalu lintas di lokasi kejadian sempat tersedat, karena banyak pengendara yang melambatkan kendaraan untuk melihat kejadian. Mobil naas itu kemudian dievakuasi dengan mobil derek dari kepolisian.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang