10 Kabar Kesehatan Terbaik

Kompas.com - 16/10/2012, 16:19 WIB

Kompas.com - Di antara berita mengenai bahaya makanan berlemak untuk tubuh, gaya hidup kurang aktif yang pelan-pelan bisa membunuh kita, hingga pandemi penyakit, selalu ada berita-berita kesehatan yang melegakan. Berikut diantaranya:

1. Cokelat baik untuk tubuh

Beberapa penelitian telah menguatkan bukti bahwa cokelat hitam dalam porsi sedang yang diasup secara teratur bermanfaat untuk kesehatan jantung dan mencegah stroke. Tetapi jangan sembarangan memilih cokelat karena ia juga mengandung lemak dan kalori. Pilih produk yang mengandung kokoa 70 persen.

2. Alkohol juga baik

Red wine sudah lama memiliki reputasi baik untuk kesehatan jantung, namun penelitian juga menyebut alkohol dalam berbagai bentuk punya manfaat menurunkan risiko beberapa penyakit seperti artiris rematoid dan kanker payudara. Kuncinya adalah dikonsumsi dalam jumlah moderat, menurut Mayo Clinic jumlahnya tak lebih dari dua gelas kecil.

3. Olahraga 30 menit lebih baik dari sejam

Bagi siapa saja yang suka beralasan tak punya cukup waktu untuk berolahraga, studi berskala kecil yang dilakukan di Denmark menyebutkan, olahraga moderat sekitar 30 menit setiap hari sudah cukup. Dalam riset itu para partisipan rutin olahraga selama 3 bulan.  Efeknya bukan hanya menyehatkan tapi juga bisa menurunkan berat badan dibanding yang berolahraga satu jam setiap hari.

4. Tidur siang penting

Kurang tidur berpengaruh besar pada daya ingat dan kemampuan belajar. Kabar baiknya, produktivitas para pekerja bisa naik sampai 20 persen jika mereka meluangkan waktu sebentar, kurang dari 30 menit untuk tidur siang.

5. Olahraga bikin pintar

Manfaat olahraga bagi tubuh terus digali. Selain membuat tubuh bugar, menjauhkan penyakit, dan mencegah stres, olarhaga juga berdampak positif bagi otak. Olahraga terbukti membuat kemampuan berpikir dan menyelesaikan masalah meningkat.

6. Liburan itu penting

Dalam irama kerja yang semakin tinggi seperti sekarang, rasanya cuti berlibur di luar hari raya adalah sebuah kemewahan. Tetapi para ahli menyatakan bahwa liburan adalah sebuah investasi bagi kesehatan. Tidak hanya mengurangi stres, tapi juga membantu tidur nyenyak dan meningkatkan produktivitas setelah kembali bekerja.

7. Sedikit stres diperlukan

Stres yang berkepanjangan memang tidak baik, tetapi stres yang bisa dikendalikan sebenarnya kita perlukan untuk meningkatkan daya tahan. Stres akan meningkatkan aliran darah yang akhirnya membantu otak, otot, dan organ-organ tubuh lebih sehat. Pengaruh stres sebenarnya mirip dengan olahraga aerobik.

8. Makanlah lebih sering

Memang kita harus membatasi kalori untuk menurunkan berat badan, tetapi jangan biarkan tubuh kelaparan dalam mencapai berat ideal. Malah faktanya, kita bisa makan lebih sering (asal jenisnya tepat) untuk memiliki tubuh lebih langsing. Cintailah sayuran dan buah karena itu membuat perut terasa kenyang lebih lama, gantilah sumber protein dengan ikan, serta pilih sumber lemak yang baik.

9. Menikah itu menyehatkan

Ada manfaat sehat dari keintiman dan hubungan saling mencintai yang kita miliki dengan pasangan. Ekspresi kasih sayang seperti ciuman dan pelukan akan menurunkan stres dan melawan depresi. Pasangan menikah juga beresiko lebih rendah terkena penyakit jantung, diabetes, dan depresi, dibanding para lajang.

10. Tertawa bisa menjadi obat

Mungkin dokter tidak akan menuliskan tertawa dalam resep, tetapi tertawa terbahak-bahak bisa membakar kalori, melancarkan sirkulasi darah dan detak jantung. Tertawa terpingkal-pingkal juga diketahui menurunkan level gula darah. Jadi, nikmatilah humor karena itu mungkin bikin Anda panjang umur.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau