Inikah Gaya Tidur Anda dan Si Dia?

Kompas.com - 16/10/2012, 17:35 WIB

KOMPAS.com - Kita mungkin tidak menghiraukan posisi tidur kita bersama pasangan ketika kita sudah sangat mengantuk. Namun menurut para psikolog, posisi tidur ketika kita sedang tertidur lelap tetap akan mengungkap bagaimana perasaan kita terhadap pasangan. Sebab, kondisi tidur lelap adalah saat di mana kita paling jujur dan rapuh. Dengan sendirinya, tak ada yang mampu memalsukan bahasa tubuhnya.

Lalu, bagaimana posisi tidur berpasangan yang paling populer, dan apa maknanya?
1. Liberty: Saling memunggungi, namun tubuh tidak bersentuhan (28 persen)
Pada posisi tidur seperti ini, pasangan masih saling terikat secara emosional, namun merasa cukup bebas untuk tidur terpisah. Pasangan ini sudah terbiasa dengan perilaku satu sama lain, termasuk kebiasaan tidurnya. Mereka saling membutuhkan, tetapi juga tetap memiliki kebebasan untuk melakukan aktivitasnya masing-masing.

2. Cherish: Saling memunggungi dengan tubuh saling bersentuhan (18 persen)
Pasangan ini merasa nyaman dengan diri mereka masing-masing, memiliki keintiman, dan rileks satu sama lain. Posisi ini tergolong cukup populer di kalangan pasangan yang baru menikah. Mereka masih dalam tahap ingin melakukan segala sesuatu bersama.

3. Spoons (pria di belakang): Pasangan tidur miring, di mana pria memeluk pasangannya dari belakang (13 persen)
Ini boleh dibilang posisi tradisional, di mana pria mengambil peran dalam melindungi pasangannya. Posisi ini menunjukkan rasa aman dalam hubungan, sekaligus mengungkapkan kemesraan yang kuat. Tak heran, posisi ini umumnya dilakukan pasangan-pasangan yang masih berada pada tahun-tahun pertama pernikahannya.

liberty cherish spoons
Posisi Cherish (kiri) dan Spoons (kanan).

4. Pillow Talk: Saling berhadapan (7 persen)
Posisi ini menunjukkan kebutuhan pasangan untuk berinteraksi dan berbincang satu sama lain, untuk saling mengutarakan perasaan, keinginan, dan kebutuhan mereka sebagai pasangan.

5. Lovers Knot: Saling berhadapan, kaki saling mengait selama 10 menit, kemudian masing-masing membalikkan badan untuk tidur (8 persen)
Setiap pasangan pasti membutuhkan kebebasan. Namun posisi ini menunjukkan kebebasan yang menyenangkan, yang penuh keintiman, rasa cinta, dan aktivitas seksual. Sisi kebebasan ditunjukkan melalui kesediaan masing-masing pasangan untuk tidur berpisah (dengan saling membalikkan badan atau menggunakan posisi favoritnya masing-masing.

Liberty pillow knot
Posisi Pillow Talk (kiri) dan Lovers Knot (kanan).

6. Spoons: Pasangan tidur miring, dengan perempuan di belakang memeluk pasangannya (5 persen)
Sama dengan posisi spooning di atas, namun di sini perempuan lah yang memegang peran dalam menunjukkan rasa sayang dan melindungi pasangannya.

7. The Lovers: Saling berhadapan dengan kaki saling mengait sepanjang malam (4 persen)
Sama seperti pada Lovers Knot, namun pada posisi ini kaki saling terkait sepanjang malam. Mungkin inilah posisi tidur impian setiap pasangan, karena menunjukkan bahwa kedua belah pihak tidak mampu berpisah satu sama lain, karena setiap detik bagi mereka sangat berharga. Ibaratnya, hanya mereka yang sungguh berjodoh lah yang bisa tidur dengan posisi ini hingga usia pernikahan terus bertambah.

8. The Romantic: Kepala dan lengan perempuan berada di dada pasangan (1 persen)
Pernah nonton film-film romantis di Hollywood? Inilah posisi yang paling banyak ditampilkan dalam adegan di film, di mana hubungan lagi hangat-hangatnya, atau ketika pasangan baru selesai bercinta.

Liberty spoons romantic
Posisi Spoons (kiri), dan The Romantic (kanan).

9. Superwoman: Perempuan tidur tengkurap, sementara pria tidur hampir menggantung di sisi ranjang (1 persen)
Melihat luasnya area "jajahan" si perempuan, posisi ini menunjukkan bahwa perempuan lah yang dominan. Ia menyukai tempat yang luas, sementara si pria membiarkannya memegang kendali.

10. Superman: Kebalikan dari posisi Superwoman (1 persen)
Maknanya pun berbalikan dengan Superwoman, di mana pria menguasai tempat dan si wanita dengan senang mengikuti aturan tersebut.

Liberty superwoman superman
Posisi Superwoman (kiri) dan Superman (kanan).

(Hesti Pratiwi)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau