Jelang gp malaysia

Pedrosa Hanya Fokus Raih Kemenangan

Kompas.com - 16/10/2012, 20:26 WIB

KOMPAS.com - Dani Pedrosa tak mau terlalu memikirkan tentang peluangnya untuk menjadi juara dunia MotoGP 2012. Pebalap Spanyol yang membela tim Repsol Honda ini hanya ingin fokus menghadapi setiap seri yang dihadapi untuk mewujudkan target meraih kesuksesan di setiap seri, termasuk akhir pekan ini di Sepang, Malaysia, untuk mencetak hat-trick kemenangan.

Pedrosa datang ke Sepang dengan modal dua kemenangan beruntun yang diraih di Aragon dan Motegi. Dia juga membukukan kemenangan beruntun di Amerika Serikat dan Ceko, sebelum mengalami nasib sial di Misano, di mana dia mengalami kecelakaan di lap pertama (seandainya Pedrosa juga menang di Misano, maka dia membukukan lima kemenangan beruntun).

Hasil fantastis di empat dari lima seri terakhir membuat Pedrosa secara perlahan terus mendekati dan memberikan ancaman kepada kompatriotnya dari tim Yamaha, Jorge Lorenzo, yang masih kokoh di puncak klasemen. Saat ini Pedrosa terpaut 28 poin, sehingga dia masih punya peluang untuk menjadi juara dunia, meskipun harus "dibantu" dengan hasil buruk Lorenzo.

Namun Pedrosa tak mau memikirkan tentang hal tersebut (juara dunia). Mantan juara dunia kelas 125 cc ini mengatakan dirinya hanya ingin meneruskan performa yang ciamik untuk menyapu bersih tiga seri terakhir.

"Saya sangat menikmati balapan saat ini dan ingin melanjutkannya seperti ini, mendorong secara maksimal dari sisi kami tanpa memikirkan tentang yang lain," ujar Pedrosa, Selasa (16/10/2012).

"Dua musim sejak saya membalap di Sepang dan saya menantikannya sekarang. Ini merupakan trek di mana anda sedikit memiliki segala hal - sulit membalap, panas, banyak tikungan cepat dan lambat, pengereman keras, lintasan lurus yang panjang... dan setiap orang memiliki referensi dari hasil tes.

"Tetapi, kami perlu menunggu dan melihat latihan hari Jumat mengenai temperatur dan kondisi trek, untuk memahami bagaimana ban akan bekerja, karena biasanya licin."

Sementara itu rekan setim Pedrosa, Casey Stoner, merasa cedera engkel kaki kanan masih akan mengganggu. Meskipun demikian, juara dunia 2007 dan 2011 tersebut mengatakan bahwa karakteristik Sepang yang lebih halus bisa lebih membantu dibandingkan dengan Motegi.

"Engkelku belum terasa bagus setelah balapan di Jepang, sehingga saya akan istirahat sebanyak mungkin pekan ini sebelum pergi ke trek pada hari Jumat," ujar Stoner, yang pensiun pada akhir musim ini.

"Akan menjadi akhir pekan yang panas dan sirkuit membutuhkan ketahanan fisik, (tetapi) trek sedikit lebih halus dan mengalir, sehingga semoga saya tidak terlalu mengalami banyak masalah seperti di Jepang."

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau