Kekerasan terhadap wartawan

Wartawan Bekasi Kecam Kekerasan Anggota TNI Angkatan Udara

Kompas.com - 17/10/2012, 13:26 WIB

BEKASI, KOMPAS.com — Sekitar 30 wartawan yang bertugas di wilayah Bekasi berunjuk rasa di depan Mega Bekasi Hypermall, Kota Bekasi, Rabu (17/10/2012). Aksi itu merupakan keprihatinan dan kecaman terhadap anggota TNI Angkatan Udara yang memukul, menendang, dan merampas alat kerja wartawan saat meliput jatuhnya pesawat Hawk 200 di RT 003 RW 03 Dusun 3, Siak, Kampar, Riau, Selasa (16/10/2012) siang kemarin.

Kecaman dan tuntutan wartawan dimasukkan dalam pernyataan tertulis yang ditandatangani H Saban dari Kelompok Kerja Wartawan Harian dan Elektronik Bekasi serta Kusnadi dari PWI Perwakilan Bekasi.

Menurut pernyataan tertulis itu, kekerasan dilakukan perwira menengah berpangkat letnan kolonel udara penerbang dari Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin. Ada anggota Pasukan Khas Batalyon 462 yang merampas alat kerja pewarta foto Riau Pos.

Peristiwa itu terjadi di hadapan warga, bahkan anak-anak berpakaian seragam SD. Adapun lokasi jatuhnya pesawat berada di ruang publik dan belum ada pita pengaman.

Dengan begitu, wartawan tidak bisa dilarang untuk meliput peristiwa tersebut. Karena itu, wartawan Bekasi mengecam keras tindakan seorang perwira menengah Lanud Roesmin Nurjadin yang mencoreng jajaran TNI AU.

Wartawan juga meminta tindakan nyata agar Panglima TNI, KSAU, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Komandan Paskhas Yon-462 memberi tindakan dan sanksi kepada anggota yang terlibat insiden kekerasan itu. Wartawan akan memboikot pemberitaan terkait kegiatan TNI AU sampai ada penjelasan dari Panglima TNI.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau