JAKARTA, KOMPAS.com — Hari-hari baru Joko Widodo (Jokowi) di Ibu Kota sudah dimulai. Setidaknya, dalam dua hari ini, ia resmi menjabat dan melaksanakan tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Sejak Selasa (16/10/2012) kemarin, waktu Jokowi dihabiskan untuk berkeliling meninjau beberapa lokasi di Jakarta yang akrab dengan permasalahan, seperti permukiman kumuh, buruknya transportasi, dan lalu lintas yang semrawut.
Dari semua itu, hal yang menarik perhatian adalah belum ditempatinya rumah dinas Gubernur DKI di Jalan Suropati, Jakarta Pusat. Dari informasi yang dihimpun, Jokowi melepaskan lelah dan beristirahat di rumah seorang kerabatnya di Jalan Batu Arab I No 2 C, Kelurahan Pejaten Timur, Jakarta Selatan. Bahkan, berembus kabar ia sengaja merogoh kocek untuk bermalam di sebuah hotel.
Saat dijumpai di sela kesibukannya, Rabu (17/10/2012) sore, Jokowi mengakui bahwa kemarin dirinya memang tidak bermalam di rumah dinas. Alasannya karena renovasi rumah dinasnya belum selesai penuh dan masih dalam tahap finalisasi.
"Ya, masak saya tidur di rumah yang masih ada tukang cat lagi bekerja," kata dia di Balai Kota Jakarta.
Akan tetapi, mantan Wali Kota Solo ini selalu meluangkan waktu untuk memantau perkembangan renovasi di rumah dinasnya. Seperti malam ini, seusai meninggalkan gedung Balaikota, ia berencana mampir ke rumah dinasnya itu.
Tak hanya memantau, tetapi juga menyelesaikan beberapa tugas dan menggelar rapat yang telah diagendakan.
"Saya lihat nanti, kalau sudah selesai 100 persen, ya saya tidur di situ (rumah dinas)," ungkapnya.
Berita terkait dapat diikuti di topik: 100 HARI JOKOWI-BASUKI.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang