Motor Disenggol Truk, Istri Pensiunan TNI AL Terlindas

Kompas.com - 18/10/2012, 08:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Lilik Djuwarijah (67), istri pensiunan TNI AL, warga Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, tewas terlindas truk pengangkut tanah. Almarhumah yang saat itu tengah dibonceng suaminya, Sardijo (70), menggunakan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B 6430 UTI tewas di tempat kejadian.

"Suaminya itu pensiunan dari TNI Angkatan Laut. Yang meninggal istrinya, suaminya selamat, dan mengalami luka-luka ringan," kata Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Utara Ajun Komisaris Daud Iskandar, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (17/10/2012) malam.

Menurutnya, kejadian itu terjadi di Jalan Raya Cilincing, depan Kompleks Dewaruci. Saat itu keduanya tengah berboncengan.

Ketika memasuki tikungan di depan Kompleks Dewaruci, motor korban disenggol truk tanah dari bagian belakang.

"Pengemudi dan penumpangnya (dua-duanya) jatuh, tapi yang dibonceng (istrinya) meninggal terlindas truk," ujar Daud.

Daud mengatakan, jenazah Lilik kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat. Sementara sopir truk atas nama Suyono (28) langsung diamankan petugas ke kantor Laka Lantas Jakarta Utara untuk dimintai keterangan terkait kecelakaan tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau