Saykoji Ingin Gerak Tarinya Mewabah Seperti Gangnam Style

Kompas.com - 18/10/2012, 12:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Gerak tari shuffle dalam klip video lagu "Party Rock Anthem" oleh duo LMFAO dari AS dan gerak tari "gaya menunggang kuda" dalam klip video lagu "Gangnam Style" oleh rapper Psy dari Korea Selatan (Korsel) memang sudah meracuni dunia. Dari dalam negeri, rapper Ignatius Rosoinaya Penyami alias Igor Saykoji atau Saykoji saja, juga siap mengeluarkan gerak tari baru yang diharapkannya akan mewabah.

"Gue kan baru rilis single baru, judulnya 'Party Like a Star'. Nah, di bagian refrain-nya ada dance-nya," kata Saykoji dalam wawancara di Jakarta, Rabu (17/10/2012).

Ia berencana akan melibatkan para penggemarnya di Twitter untuk bergoyang dalam klip video lagu tersebut.

"Gue mau ajak followers gue buat ikuti gerakan itu. Nanti, kita pilih, buat sama-sama flashmob dance lagu itu," jelas Igor.

Agar gerak tarinya mudah ditiru oleh para penggemarnya, lebih dulu ia mengunggah video gerak tari itu ke situs YouTube untuk mereka pelajari. "Gue coba upload lagu itu di YouTube, lirik sama gerakan dance-nya. Jadi, setelah hapal gerakannya, nanti tinggal ketemu mereka, terus langsung bikin video clip 'Party Like a Star'," terangnya. 

Ia menjamin gerak tarinya tak akan meniru milik LMFAO atau Psy. "Enggak kayak Gangnam Style juga," tekannya. "Semoga saja malah jadi virus sendiri juga,"imbuhnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau