Untuk JakJazz, Benny Mustafa Tak Berhitung soal Honor

Kompas.com - 18/10/2012, 18:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Begitu mendapat tawaran dari pemusik kawakan Ireng Maulana (68) untuk bermain di Djarum Super Mild JakJazz (JakJazz) 2012, sebagai rekan satu profesi Benny Mustafa (73) mengaku tak bisa menolak permintaan kawan lamanya itu. Berkait dengan memenuhi ajakan tersebut, Benny tak berbicara soal honor manggung, tapi tentang kepuasan bermusik.

"Saya terharu sekali melihat JakJazz aktif lagi, saya dukung, enggak ada soal duit, enggak ada soal honor, pokoknya main," ujar Benny dalam jumpa pers di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (18/10/2012).

Selain berbicara soal kepuasan bermusik, Benny dengan Ireng memang memiliki ikatan emosional. "Orang yang pertama saya kenal itu Ireng Maulana. Dulu dia seorang pengiring gitar, saya enggak menyangka dia akan besar," kata sang drummer.

Beberapa kali Benny dulu sempat dikerjai oleh Ireng. "Dulu kalau saya mau beli rokok, dia bilang, 'Sudah Ben, biar gue yang beli'. Tapi, kalau dia yang mau beli rokok, dia pinjam mobil, paling sebentar beli rokok itu 10 hari. Giliran 10 hari lagi dia nongol, saya tanya, 'Reng lo dari mana?', 'Ya, beli rokok'," kisah Benny meniru dialognya dengan Ireng. "Memang waktu masih muda kami ganteng-ganteng," lanjutnya dengan canda.

Selain kisah tadi, tak ada alasan bagi Benny untuk tidak menolong Ireng pada kesempatan kali ini lewat JakJazz. "Dia enggak bisa lihat teman dalam keadaan susah, dia selalu datangi. Selalu punya ide untuk menolong teman, enggak peduli di Depok, di mana, dia akan bantu," ujar Benny.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau