Pengumuman Pemenang Tender Kontraktor MRT Diundur

Kompas.com - 20/10/2012, 19:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga saat ini, pemenang tender kontraktor sipil pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) masih belum dapat diumumkan. Sebelumnya, pengumuman itu sedianya diumumkan pada Kamis (11/10/2012), akan tetapi terpaksa diundur sampai waktu yang belum ditentukan.

PT MRT Jakarta belum menerima persetujuan dari Japan International Cooperation Agency (JICA), sehingga usulan calon pemenang tender kontraktor sipil belum dapat diberikan.

"Kami belum menerima persetujuan dari JICA, sampai kemarin," kata Kepala Biro Humas PT MRT Jakarta, Manpalagupta Sitorus, Jumat (19/10/2012) kemarin.

Selanjutnya, pria yang akrab disapa Gupta itu mengatakan, saat ini, Pihak MRT Jakarta masih menunggu arahan dari pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk memberikan presentasi terkait proyek dan progress MRT Jakarta.

Terutama presentasi kepada Gubernur DKI Jakarta terpilih, Joko Widodo. Pasalnya, Jokowi meminta pihak MRT untuk memberikan presentasinya kepada Jokowi sebelum ia menyetujui untuk melanjutkan megaproyek itu atau tidak.

Selanjutnya, PT MRT Jakarta yakin Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, akan mengambil kebijakan yang benar terkait pembangunan MRT ini. Pasalnya, pembangunan MRT Jakarta ini, dibutuhkan oleh masyarakat Jakarta untuk dapat mengurangi kemacetan.

"Dengan berpindahnya pengguna kendaraan pribadi ke angkutan umum massal ini, Saya percaya Pak Gubernur akan mengambil kebijakan yang bermanfaat bagi kota dan warga Jakarta," ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi menegaskan bahwa dirinya akan tetap melanjutkan megaproyek MRT itu. Namun, ia harus mendapatkan presentasi terlebih dahulu dari pihak PT MRT Jakarta.

Apabila proyek MRT ditunda, maka Pemerintah Provinsi DKI akan didenda sebesar Rp 800 juta setiap harinya. Pembangunan MRT terdiri dari enam paket, yakni tiga paket layang atau elevated dan tiga paket underground.

Dari keenam paket tersebut, yang sudah matang dan siap ke proses selanjutnya adalah pengerjaan paket underground. Sebelumnya juga sudah diumumkan bahwa ada tiga nominator yang diprediksi akan memenangkan tender ini, yakni nominator pertama mengerjakan dua paket, yaitu Shimitzu sebagai pimpinannya dengan anggota Obayashi, Wijaya Karya, dan Jaya Konstruksi.

Adapun untuk paket ketiga, nominatornya adalah konsorsium Sumitomo Mitsui Contrantion Company (SMCC) bersama Hutama Karya Joint Operation. Pengumuman pemenang tender akan dilakukan pada medio September-Oktober 2012.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau