Dokter Spesialis Aktifkan Telepon Seluler Selama Wukuf

Kompas.com - 23/10/2012, 04:28 WIB

MEKKAH, KOMPAS.com — Dokter spesialis akan membuka saluran teleponnya selama wukuf di Arafah untuk memberikan konsultasi jarak jauh dengan dokter kelompok terbang jika dibutuhkan dalam melayani jemaah dan menekan angka kematian.

Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Daerah Kerja Jeddah Ananto Prasetya di Mekkah, Selasa (23/10/2012), mengatakan, inovasi dilakukan untuk mengefektifkan keterbatasan petugas dengan kemungkinan permasalahan kesehatan yang akan muncul.

Saat ini terdapat tiga dokter spesialis dan empat dokter umum di Daker Jeddah. Daker Jeddah menjadi pelaksana satuan tugas (satgas) di Arafah, sementara Daker Mekkah menjadi satgas di Muzdalifah dan Daker Mina menjadi satgas di Mina.

Selama di Arafah, Petugas Kesehatan Daker Jeddah akan mendapat bantuan dari Petugas Kesehatan Daker Mina dan sebaliknya. Melalui sistem komunikasi jarak jauh tersebut maka dokter kloter yang berada di masing-masing maktab (wilayah permukiman di Arafah) bisa berkonsultasi jika membutuhkan advis ahli.

Di Arafah, 211.000 anggota jemaah Indonesia akan dibagi dalam 72 maktab, 70 untuk jemaah reguler dan 2 untuk jemaah dari Penyelenggara Ibadah Haji Khusus. Pada setiap maktab akan terdapat 6-7 kelompok terbang.

Masing-masing kelompok terbang dilayani oleh satu dokter dan dua perawat. Jadi, di masing-masing maktab akan terdapat 6-7 dokter dan 12-14 perawat.

"Mereka inilah yang akan berkonsultasi dengan dokter spesialis untuk advis ahli, atau menilai diperlukan dokter spesialis untuk mengambil tindakan atau memutuskan untuk merujuk ke rumah sakit terdekat di Mekkah atau rumah sakit Arab Saudi," kata Ananto.

Inovasi tersebut diharapkan bisa memberikan layanan lanjutan yang lebih lanjut dan pada akhirnya bisa menekan angka kematian. Nomor telepon seluler dokter spesialis itu akan diberikan kepada semua dokter kloter untuk dicatat dan digunakan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau