MEKKAH, KOMPAS.com — Dokter spesialis akan membuka saluran teleponnya selama wukuf di Arafah untuk memberikan konsultasi jarak jauh dengan dokter kelompok terbang jika dibutuhkan dalam melayani jemaah dan menekan angka kematian.
Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Daerah Kerja Jeddah Ananto Prasetya di Mekkah, Selasa (23/10/2012), mengatakan, inovasi dilakukan untuk mengefektifkan keterbatasan petugas dengan kemungkinan permasalahan kesehatan yang akan muncul.
Saat ini terdapat tiga dokter spesialis dan empat dokter umum di Daker Jeddah. Daker Jeddah menjadi pelaksana satuan tugas (satgas) di Arafah, sementara Daker Mekkah menjadi satgas di Muzdalifah dan Daker Mina menjadi satgas di Mina.
Selama di Arafah, Petugas Kesehatan Daker Jeddah akan mendapat bantuan dari Petugas Kesehatan Daker Mina dan sebaliknya. Melalui sistem komunikasi jarak jauh tersebut maka dokter kloter yang berada di masing-masing maktab (wilayah permukiman di Arafah) bisa berkonsultasi jika membutuhkan advis ahli.
Di Arafah, 211.000 anggota jemaah Indonesia akan dibagi dalam 72 maktab, 70 untuk jemaah reguler dan 2 untuk jemaah dari Penyelenggara Ibadah Haji Khusus. Pada setiap maktab akan terdapat 6-7 kelompok terbang.
Masing-masing kelompok terbang dilayani oleh satu dokter dan dua perawat. Jadi, di masing-masing maktab akan terdapat 6-7 dokter dan 12-14 perawat.
"Mereka inilah yang akan berkonsultasi dengan dokter spesialis untuk advis ahli, atau menilai diperlukan dokter spesialis untuk mengambil tindakan atau memutuskan untuk merujuk ke rumah sakit terdekat di Mekkah atau rumah sakit Arab Saudi," kata Ananto.
Inovasi tersebut diharapkan bisa memberikan layanan lanjutan yang lebih lanjut dan pada akhirnya bisa menekan angka kematian. Nomor telepon seluler dokter spesialis itu akan diberikan kepada semua dokter kloter untuk dicatat dan digunakan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang