Sekitar 250 Anggota Jemaah Sakit Akan Disafariwukufkan

Kompas.com - 24/10/2012, 13:19 WIB

MEKKAH, KOMPAS.com - Sebanyak sekitar 250 anggota jemaah yang sakit di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) dan rumah sakit Arab Saudi akan disafariwukufkan saat prosesi wukuf di Arafah sebagai rukun haji pada 25 Oktober 2012.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Kesehatan Teknis Urusan Haji Indonesia di Arab Saudi dr Azimal, di Mekkah, Rabu.

"Para pasien itu pertama dimandikan, dipakaikan pakaian ihram, dan kemudian diinfus kembali yang memang perlu lalu disafariwukufkan kira-kira selama satu jam saat waktu wukuf di Arafah," kata Azimal saat mengikuti rombongan Amirual Hajj Menteri Agama Suryadharma Ali meninjau tenda-tenda yang telah berdiri di Padang Arafah, Rabu (24/10/2012).

"Satu jam saja telah memenuhi syarat karena kesehatan mereka juga menjadi pertimbangan," ujar Azimal yang sehari-hari memantau perkembangan para pasien di BPHI.

Jumlahnya bisa juga meningkat atau justru menurun, tinggal bagaimana derajat kesehatan para pasien sehari lagi menjelang waktu wukuf, tetapi ancar-ancarnya telah terdaftar 250-an anggota jemaah.

Para pasien itu akan dibawa ke Arafah menggunakan ambulans dan dibimbing melaksanakan zikir oleh para pembimbing haji Kementerian Agama.

Setelah melakukan safari wukuf selama sejam, pasien dikembalikan ke ruang perawatan di BPHI atau di rumah sakit Arab Saudi.

"Yang penting hajinya disahkan dulu," kata Azimal yang sore sampai petang itu mengikuti Amirul Hajj serta para pejabat Kementerian Agama meninjau lokasi tenda jemaah haji reguler dan tenda jemaah haji khusus yang sebelumnya disebut ONH Plus itu.

Adapun jumlah jemaah yang hajinya akan dibadalkan, ujar Azimal, masih dalam proses penghitungan.

Sampai Selasa petang, lebih dari 160 pasien masih berada di BPHI dan rumah sakit Arab Saudi. Adapun  calon jemaah haji yang meninggal sampai Selasa malam tercatat 107 orang.

Wukuf akan berlangsung di Arafah pada 25 Oktober 2012. Tahun ini kuota haji Indonesia berjumlah 211.000, masing-masing 194.000 haji reguler dan 17.000 haji khusus ONH Plus.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau