Facebook Juara Dua Peraup Pundi Iklan 'Mobile'

Kompas.com - 24/10/2012, 16:11 WIB

KAREN BLEIER / AFP Berbisnis online melalui Facebook banyak terkendala dengan human error.


KOMPAS.com - Facebook berhasil menjadi perusahaan terbesar kedua yang meraih banyak untung dari iklan di perangkat mobile, setelah Google. Ini terlihat dari laporan keuangan Facebook pada kuartal 3 tahun 2012, yang dirilis Selasa (23/10/2012).

Facebook meraup pendapatan dari iklan sebesar 1,09 miliar dollar AS. Empat belas persen di antaranya, atau sebesar 152,6 juta dollar AS, didapat dari iklan di perangkat mobile.

Facebook telah menyatakan keseriusannya untuk menggarap bisnis iklan di perangkat mobile. Tak hanya iklan, Facebook makin serius memperbaiki layanan jejaring sosialnya yang diakses dari perangkat smartphone, termasuk iOS, Android, dan BlackBerry.

Menurut data bulan Oktober, pengguna Facebook saat ini telah mencapai 1 miliar, 600 juta pengguna di antaranya mengakses lewat perangkat mobile.

"Orang-orang lebih banyak menggunakan perangkat mobile,” kata CEO Facebook Mark Zuckerberg dalam sebuah pernyataan.

Dalam laporan keuangan kuartal 4 tahun ini, Facebook membukukan kerugian sebesar 59 juta dollar AS saat pendapatan perusahaan naik 32% pada kuartal tiga tahun ini. Pendapatan situs web jejaring sosial terpopuler ini naik menjadi 1,26 miliar dollar AS pada periode bulan Juli dan September.

Facebook mulai memperdagangkan sahamnya di bursa Nasdaq, New York, pada 18 Mei 2012. Facebook menjual 421.233.615 lembar saham, dan saat penawaran umum saham perdana (IPO), Facebook menetapkan harga 38 dollar AS per lembar saham. Sayangnya, harga per lembar saham terus anjlok hingga mencapai 50% dari harga IPO.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau