MAKASSAR, KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan akan membentuk tim untuk mengembangkan kasus peredaran narkoba asal Malaysia. Nantinya, tim yang dikirim akan berkoordinasi dengan pemerintah dan kepolisian Diraja Malaysia.
Hal tersebut diungkapkan Kepala BNNP Sulsel, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Richard M Nainggolan kepada wartawan di sela-sela pemusnahan barang bukti sabu yang disitanya seberat 1,1 kilogram, Rabu (24/10/2012).
Tim yang dikirim ke Malaysia akan melakukan pengembangan jaringan narkoba yang kurirnya, Andi Muhammad Ishak (34) warga asal Kabupaten Bone, Sulsel tertangkap basah membawa 1 kilogram sabu dan 1.000 butir ekstasi. Ia ditangkap saat pesawat Air Asia yang ditumpanginya mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Jumat (19/10/2012) sekitar pukul 18.15 Wita.
"Yang jelas secepatnya tim akan ke Malaysia," kata dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang