Bali Dikunjungi 2,1 Juta Wisman

Kompas.com - 25/10/2012, 16:16 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - Wisatawan mancanegara yang sudah datang melakukan perjalanan wisata ke Bali sejak Januari hingga September 2012 tercatat 2,1 juta orang atau naik 3,6 persen dari periode sama 2011 yang hanya 2 juta orang.

"Pemerintah Provinsi Bali optimis target jumlah wisatawan yang mengunjungi daerah itu, sebanyak 2,8 juta orang, akan tercapai sampai akhir tahun 2012," kata Pengamat sekaligus praktisi Pariwisata, Dewa Rai Budiasa di Denpasar Kamis (25/10/2012).

Dewa Rai cukup bangga atas daya tarik Bali bagi masyarakat internasional masih tinggi, hal itu terbukti dari sebagaian negara pusat-pusat pariwisata dunia masih bergelut dengan resesi ekonomi, namun turis asing masih banyak berlibur ke Bali.

Kondisi perjalanan wisata masyarakat internasional pada bulan September biasanya sepi, namun yang terbang langsung ke Bali dari negerinya mencapai 243.722 orang atau berkurang dari bulan sebelumnya mencapai 25.020 orang.

Tetapi setelah September perjalanan wisata masyarakat internasional kembali ramai apalagi menjelang akhir tahun dan perayaan Natal dapat dipastikan para pekerja, pengusaha maupun pelajar akan menghabiskan waktunya ke luar negeri.

Dewa Rai mengakui, berdasarkan informasi pelaku usaha, kecenderungan penurunan lama tinggal turis yang berada di Pulau Dewata dipengaruhi oleh pergeseran pasar wisatawan dari Jepang ke daratan China dan negara Asia lainnya.

Kedatangan turis Jepang terus berkurang, sementara wisatawan asal China semakin bertambah banyak. Pelancong asal negeri Tirai Bambu itu umumnya mengambil paket perjalanan wisata yang lebih pendek begitu pula warga Australia.

Sesuai catatan Dinas Pariwisata Bali, kedatangan turis asing ke Bali periode sembilan bulan I-2012 masih didominasi oleh pelancong asal Australia mencapai 608.255 orang atau naik 3,85 persen dari periode sama 2011 hanya 585.693 orang.

Menyusul dari kedatangan turis China yang mencapai 235.089 orang selama Januari-September 2012 bertambah 31,17 persen dari periode sama 2011 hanya 179.219 orang dan turis Jepang 140.606 orang melorot 1,45 persen dari sebelumnya 142.670 orang.

Dewa Rai menambahkan, pergeseran pasar wisata Bali belakangan ini karena turis Asia yang umumnya berkurang ke Bali, selain asal Jepang juga dari Korea Selatan, Taiwan juga berpengaruh terhadap sektor pariwisata.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau