Jokowi Jalin Kerja Sama Budaya dengan Malaysia

Kompas.com - 29/10/2012, 13:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Datuk Syed Munshe Afdzaruddin Syed Hassan pada pukul 10.00 WIB berkunjung ke Balaikota untuk bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. "Kita mau berbincang-bincang khusus dahulu," kata Datuk Syed Munshe Afdzaruddin Syed Hassan kepada wartawan yang bertanya tentang maksud kedatangannya di Balaikota, Jakarta, Senin (29/10/2012).

Pertemuan tertutup itu berlangsung selama lebih kurang 45 menit. Seusai pertemuan, Jokowi memaparkan, pertemuannya dengan Dubes Malaysia membicarakan soal kerja sama budaya dengan negeri jiran itu.

"Kita ingin menggerakkan warga Jakarta dan Malaysia karena pada Juni 2013 akan ada banyak festival kebudayaan di Jakarta, seperti Jakkarnaval dan Monas Performing Art. Banyak delegasi karnaval dari Malaysia dan beliau menyanggupi waktunya. Kita juga akan mengirim delegasi ke Malaysia," katanya.

Menurut Jokowi, kerja sama antara dua negara tetangga ini sangatlah penting, terutama dari sisi kebudayaan. Indonesia dan Malaysia adalah bangsa serumpun. "Membangun sisi pariwisata, itu yang paling mendesak. Ada yang khusus, tapi enggak usah disampaikanlah," kata Jokowi.

Syed Munshe Afdzaruddin Syed Hassan datang bersama sejumlah staf kedutaan. Ia datang menggunakan mobil dinas Kedutaan Besar Malaysia, Mercedes Benz dengan nomor polisi CD 47 01. Menerima Duta Besar Malaysia, Jokowi didampingi Sekretaris Daerah Fadjar Panjaitan dan Deputi Gubernur bidang Pariwisata dan Kebudayaan DKI Sukesti Martono.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau