Badai Sandy Telah Tewaskan Empat Orang

Kompas.com - 30/10/2012, 09:54 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com — Setidaknya empat orang tewas, Senin (29/10), saat Badai Super, Sandy, menerjang Pantai Timur AS yang padat penduduk. Badai tersebut menumbangkan pohon-pohon, tiang listrik, dan menerbangkan puing-puing ke udara.

Dua orang tewas di Morris County, New Jersey, ketika sebuah pohon tumbang menimpa sebuah kendaraan. Demikian penjelasan seorang pejabat penanganan bencana lokal. Orang ketiga tewas di New York City juga karena pohon tumbang. Demikian kata petugas pemadam kebakaran.

Polisi mengatakan, korban keempat di Toronto, Kanada. Korban seorang perempuan yang tewas karena diterjang puing-puing yang beterbangan.

Di tempat lain, di sepanjang Pantai Timur, seorang pelaut AS dari replika kapal HMS Bounty diselamatkan dari laut dalam kondisi "tidak sadar". Kapten kapal itu hilang dan dikhawatirkan tewas.

Badai tersebut telah menewaskan sedikitnya 67 orang, termasuk seorang warga AS di Puerto Rico saat badai itu menyapu Karibia selama beberapa hari terakhir. Badai itu diperkirakan akan berubah menjadi badai yang jauh lebih kuat pada Senin waktu AS.

Pihak berwenang telah memperingatkan tentang ancaman terhadap nyawa dan properti yang "belum pernah terjadi sebelumnya" dan telah memerintahkan ratusan ribu warga dari New England hingga North Carolina untuk mengungsi dari rumah mereka dan mencari tempat perlindungan.

Pusat Topan Nasional mengatakan, kecepatan angin di dalam badai Sandy turun karena badai itu menjadi siklon pascatropis. Namun, dengan kekuatan angin yang mencapai 130 kilometer per jam saat mendarat di dekat Atlantic City, New Jersey, badai itu tetap berbahaya.

Pohon-pohon tumbang menimpa kabel listrik. Hal itu pada gilirannya membuat jutaan rumah tanpa listrik ketika hari mulai gelap. Badai itu juga telah membuat layanan kereta api terhenti. Puluhan ribu orang pun terdampar di bandara di seluruh wilayah.

Badai itu diperkirakan akan memengaruhi lebih dari 60 juta warga AS, atau seperlima dari populasi negara itu, dan menyebabkan kerugian hingga 20 miliar dollar AS.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau