WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Selasa (30/10/2012), memperingatkan warganya bahwa krisis terkait bencana topan Sandy belum berakhir. Obama mengatakan bahwa dia berencana meninjau dampak bencana ini di New Jersey, Rabu (31/10/2012).
"Badai ini belum berlalu," kata Obama saat mengunjungi markas Palang Merah AS di Washington DC, sambil menambahkan sejumlah negara bagian di wilayah utara masih akan menghadapi banjir dan tiupan angin kencang.
Untuk menanggulangi bencana ini, Obama mengatakan, dia sudah meminta aparat pemerintah untuk memangkas birokrasi agar bantuan kepada jutaan orang korban badai Sandy bisa dilakukan dengan secepat-cepatnya.
"Jangan memikirkan sesuatu yang kita tidak bisa lakukan. Saya ingin Anda memikirkan bagaimana kita melakukan sesuatu," ujar Obama.
"Saya ingin Anda memangkas birokrasi. Saya ingin sebuah institusi pemerintah bekerja," ungkapnya.
Sementara itu, sejumlah laporan menyebut badai Sandy setidaknya menewaskan 39 orang di Amerika Serikat dan Kanada.
Para pengamat cuaca memperkirakan, topan Sandy kini bergerak menuju arah barat, menuju kawasan Great Lakes dan ke sebagian wilayah Kanada.
Meski secara bertahap kekuatannya semakin berkurang, Sandy masih akan membawa hujan deras dan banjir ke kawasan pedalaman.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang