Wisata Kuliner Jadi Bagian dari Gaya Hidup

Kompas.com - 31/10/2012, 15:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi sebagian orang, berwisata tak hanya jalan-jalan ataupun berfoto. Tetapi menjadi hal wajib untuk berburu kuliner khas daerah yang didatangi.

"Saat ini jelajah kuliner bukan hanya menjadi kebutuhan pokok, namun juga jadi bagian lifestyle," ungkap Henny R. Udy, CEO Senayan City, di Main Atrium Senayan City, Jakarta, Rabu (31/10/2012).

Hal ini senada juga diungkapkan oleh AVP Marketing & Bussiness Development Smailing Tour Rafael Jeffry. "Sekarang orang jalan-jalan nggak mau hanya foto-foto, tapi juga berwisata kuliner," katanya.

Wisata kuliner, lanjut Jeffry, yang dicari pun merupakan kuliner yang unik, misalnya jajanan di pedagang kaki lima. Misalnya di Jakarta, kawasan wisata kuliner yang sering dicari di seputar daerah Pecenongan dan Pasar Baru.

Untuk memperkenalkan beberapa jajanan unik di daerah wisata, Senayan City menggelar program jelajah kuliner "Fabulous Food & Travel". Beberapa kuliner yang diperkenalkan, selain tentunya berasal dari negeri sendiri, juga berasal dari negari tetangga, seperti Malaysia dan Thailand.

Selain kuliner, acara yang diadakan di Main Atrium Senayan City tanggal 31 Oktober - 25 November 2012 ini juga menghadirkan pameran wisata yang menampilkan berbagai destinasi di Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Untuk menghibur para pengunjung datang, setiap harinya diadakan beberapa atraksi. Seperti demo masak oleh beberapa koki, termasuk para koki cilik, Teh Tereek Show dari Malaysia Tourism Board, serta Bartender Show persembahan Pullman Central Park.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau