Dahlan vs dpr

Priyo: Dahlan, Hati-hati Berbicara

Kompas.com - 31/10/2012, 21:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Golkar Priyo Budi Santoso meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan agar lebih berhati-hati dalam berbicara lantaran tengah menjadi perhatian publik. Dahlan harus sadar bahwa pernyataannya bisa berimplikasi luas.

"Dahlan harus berhati-hati dalam berikan pernyataan," kata Priyo di sela-sela perayaan HUT Ke-48 Partai Golkar  di Kemayoran, Jakarta, Rabu (31/10/2012) malam.

Hal itu dikatakan Priyo menyikapi pengakuan Dahlan bahwa ada politisi DPR yang meminta jatah terkait persetujuan pencarian penyertaan modal pemerintah kepada BUMN. Pengakuan Dahlan itu lalu menuai reaksi dari DPR.

Sama seperti politisi lain, Priyo meminta agar Dahlan mengungkap nama-nama anggota Dewan yang dia sebut meminta jatah. Jika memang cukup bukti, menurut Priyo, sebaiknya segera diproses di Badan Kehormatan DPR dan institusi penegak hukum.

"Tapi kalau itu tidak benar, ini adalah fitnah yang sangat menyakitkan. Harus ada rehabilitasi nama baik," kata Priyo.

Priyo menambahkan, agar adil Dahlan sebaiknya juga menyelidiki apakah ada jajaran kementerian ataupun internal Istana yang juga meminta jatah ke BUMN. Jika ada, Priyo meminta Dahlan juga mengungkapkan ke publik.

"Itu baru fair," pungkasnya.

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Dahlan Iskan Versus DPR

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau