Operasi Caesar Berulang Tingkatkan Risiko Komplikasi

Kompas.com - 02/11/2012, 14:28 WIB

Kompas.com - Bila tanpa indikasi medis yang kuat sebaiknya Anda pertimbangkan lagi keputusan melakukan proses operasi caesar. Melahirkan lewat bedah caesar berulang, lebih dari tiga kali, meningkatkan risiko komplikasi persalinan dan kelahiran prematur.

Tim peneliti dari Inggris membandingkan 94 wanita yang sudah melakukan operasi caesar sampai 5 kali atau lebih, dengan 175 wanita yang melahirkan lewat operasi caesar kurang lebih sedikit.

Wanita dari kelompok sering melakukan operasi caesar lebih rentan mengalami perdarahan sebelum, selama, dan setelah persalinan. Mereka juga beresiko tinggi mendapatkan transfusi darah, melahirkan bayi prematur, dan mendapat perawatan intensif.

Perdarahan obstetri mayor pada mereka yang melakukan operasi caesar cukup sering mencapai 18 persen dibandingkan dengan kelompok wanit lain yang hanya 0,6 persen. Risiko transfusi darah juga 17 persen lebih tinggi.

Sekitar 18 persen wanita dari kelompok sering mendapat operasi caesar didiagnosa kelainan plasenta seperti plasenta previa atau plasenta accerata. Akibatnya mereka beresiko tinggi mengalami komplikasi dan separuh dari mereka mendapatkan tindakan pengangkatan rahim atau histerectomi.

"Operasi caaesar berulang kali sebenarnya cukup jarang dialami dan kebanyakan yang melakukannya hasilnya cukup baik. Tetapi tetap saja risiko mereka untuk mengalami komplikasi persalinan dan bayi lahir prematur cukup tinggi," kata salah satu peneliti Dr.Mandish Dhanjal.

Karena itu baik ibu hamil atau dokter yang merawat memahami dengan baik risiko komplikasi yang akan dihadapi dari operasi caesar berulang.

Setiap operasi, termasuk operasi caesar, memiliki risiko, sebagian bahkan mengancam nyawa. Sayangnya belum ada penelitian yang menyebutkan berapa kali batas maksimum seorang wanita boleh melakukan operasi caesar.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau