MEDAN, KOMPAS.com — Dua dari empat jenazah korban tewas akibat kebakaran di PT Indo Glove di Kawasan Industri Medan sudah diambil keluarganya, Jumat (2/11/2012) pukul 15.00. Jenazah diambil dari ruang jenazah RSUD dr Pirngadi, Medan.
Korban kebakaran yang terjadi Kamis malam itu adalah Agustina Saragih (34), warga Pulo Sicanang Belawan, Medan; dan Kamal Nasution (22), warga Jalan Wahidin, Pangkalan Brandan, Langkat. Sementara jenazah M Rozi (21), warga Kompleks BTN Martubung asal Rau Pasaman, Sumbar, masih dalam persiapan dibawa pulang keluarganya.
Satu lagi korban belum teridentifikasi karena hanya berupa tulang tengkorak dan debu.
Agus Salim (42), paman Mahadi, mengaku mendapat informasi bahwa pabrik tempat keponakannya bekerja terbakar sekitar pukul 02.00 Jumat dini hari. "Jam delapan pagi kami baru mendapat kepastian bahwa Mahadi meninggal dan terbakar," tutur Agus Salim di ruang jenazah RS Pirngadi.
Jenazah Mahadi dikenali oleh Amalia, pacarnya yang juga karyawan PT Indo Glove yang sempat makan malam dengan Mahadi. Jenazah Mahadi dibawa menggunakan ambulans menuju ke kampungnya di Pangkalan Brandan. "Rencana kami segera dimakamkan," kata Agus Salim.
Kepala Instalasi Forensik RSUD dr Pirngadi dr Surjith Singh mengatakan, para korban dalam kondisi terbakar tingkat 5-6. Kondisi korban gosong dan sulit dikenali. Para korban bisa dikenali dari atribut yang dikenakan dan dari bagian yang tidak terbakar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang