Ini Testimoni Para Pencari Kerja di KKF 2012

Kompas.com - 02/11/2012, 19:22 WIB

KOMPAS.com - Mencari pekerjaan di Ibu Kota ibarat kata 'gampang-gampang susah'. Salah satu faktor yang mungkin terpikirkan para pencari kerja adalah bagaimana cara, atau harus ke mana akan melamar pekerjaan.

Terkadang mereka pun tidak tahu, perusahaan mana yang sedang membuka lowongan dan yang tidak. Bisa dikatakan hal ini yang menjadi kesulitan para pencari kerja menemukan dan mengenal perusahaan yang cocok.

Kompas Karier Fair 2012 yang dipelopori Group Kompas Gramedia bisa menjadi solusi akan hal itu. Sebab, ada 200 perusahaan yang ikut serta pada KKF 2012 yang di selenggarakan di Balai Kartini, Kuningan, Jakarta Selatan, yang dimulai hari ini Jumat (2/11/2012) dan akan berakhir Sabtu (3/11/2012) besok.

Pengalaman mudahnya mencari kerja pada Kompas Karier Fair pun diungkapkan sejumlah pengunjung. Mereka mengatakan dapat dengan mudah melamar pada perusahaan yang ada pada KKF 2012 kali ini.

"Kalau kayak gini lebih mudah ngelamarnya. Tinggal cari perusahaan yang cocok sama bidang saya, saya juga bisa milih mana yang favorit. Tadi dua jam aja sepuluh perusahaan saya lamar," kata Nur Aji (21), salah satu fresh graduate, lulusan S1 jurusan Hubungan Masyarakat Universitas Nasional, Jumat (2/11/2012).

Ia mengaku tidak perlu lagi mencari-cari informasi perusahaan apa dan mana yang sedang membuka lowongan kerja. Dengan berkumpulnya 200 perusahaan di KKF 2012 kali ini, Aji hanya perlu memilih perusahaan mana yang cocok baginya.

"Kalau ngelamar, nyari sendiri lewat online kan lebih ribet, makan waktu. Kalau begini, lebih mudah. Prosesnya juga cepet. Ngelamar sekali aja, lima menit udah selesai," ungkap Aji.

Rithmadanti (22), lulusan S1 Jurusan Administrasi Universitas Nasional lain, mengungkapkan mudahnya melamar di KKF 2012.

"Menurut saya menarik, prosesnya juga enggak lama ya. Tinggal masukin nomor ID bisa langsung ngelamar," kata Rithmadanti.

Ia mengatakan, mengetahui informasi mengenai adanya KKF 2012 yang berlangsung di Jakarta melalui surat kabar Kompas dan jejaring sosial.

"Tahunya waktu baca di koran Kompas, sama lihat di Twitter," ujarnya.

Bahkan dalam KKF 2012 kali ini ada pengunjung yang mengaku melamar puluhan perusahaan hanya dalam tempo waktu empat jam lebih.

"Tadi abis shalat Jumat langsung ke sini. Empat setengah jam lah di dalam, udah dua puluh perusahaan saya lamar tadi. Opsinya kan banyak, kalau enaknya ini bisa langsung ketemu sama tahu perusahaannya," kata salah satu pengunjung lain, Riski (26) lulusan S1 Psikologi YAI, Salemba, Jakarta.

Andrizah (25) dari Universitas IPB, lulusan S1 Jurusan Manajemen Ekonomi juga mengungkapkan hal yang sama.

"Tadi puluhan Mas, ada sekitar dua puluhan. Kalau saya milih perusahaan mana aja. Enggak lihat background. Datang ke sini mau cari yang terbaik, perusahaannya apa yang penting yang terbaik sama cocok aja," kata Andrizah.

Sementara itu, Project Manager, KompasKarier.com, Marine Novita menyampaikan ada keunggulan dari para pencari kerja apabila mengikuti KKF yang di selenggarakan KompasKarier.com ini, karena memudahkan bagi para pencari kerja.

"Kalau ngelamar biasanya saja kan lewat internet, kalau lewat ini (KKF) bisa langsung bertemu antara perusahaan sama pelamar. Si perusahanan juga bisa lihat si pelamar, dan si pelamar juga bisa lebih tahu profil perusahan sama posisi kerja yang ada juga," kata Marine.

Ia berharap agar pada Sabtu (3/11/2012) besok, jumlah peminat yang mencari kerja bisa bertambah dari hari ini.

Untuk informasi, bagi anda yang ingin mencoba kesempatan memperoleh karier, dapat datang langsung ke Balai Kartini. Bagi yang belum mendapatkan tiket early bird, bisa membeli tiket langsung di lokasi seharga Rp 25.000.

Pengunjung diharapkan membawa CV dalam bentuk soft copy dengan format MS Word atau PDF maksimal 200 kb pada flash disc.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau