KPU Pusat Cek Kesiapan Pilkada Sultra

Kompas.com - 03/11/2012, 18:41 WIB

KENDARI, KOMPAS.com - Jelang pemilihan Gubernur Sulawesi Tenggara yang tersisa satu hari lagi, dua komisioner KPU Pusat mengumpulkan staf sekretariat KPU Sultra, Sabtu (3/11/2012). 

Dua komisioner KPU RI, Arif Budiman selaku koordinator wilayah Sultra dan Sigit Pamungkas yang baru tiba di Kendari langsung menggelar rapat tertutup dengan staf sekretariat KPU Sultra.  

Menurut Arif, pertemuan itu untuk memastikan kesiapan sekretariat KPU pada Pilkada Sultra yang akan di laksanakan 4 November 2012.

"Kami baru sampai dari Jakarta langsung mengumpulkan seluruh pegawai di sekretariat KPU Sultra, untuk mendengar sekaligus mengecek kesiapan pemungutan suara besok dan semua sudah siap," terang Arif di kantor KPU Sultra, Sabtu, (3/11/2012). 

Setelah mendengar laporan dari staf sekretariat KPU Sultra, menurut Arif, kesiapan pemilihan sudah tidak ada kendala. Termasuk dari segi pendanaan, semuanya dinyatakan sudah beres. 

"Rencananya kami (KPU) akan membagi tiga tim untuk meninjau persiapan logistik di sejumlah TPS, kemudian besok kami akan melihat proses pelaksanaan pemungutan suara di beberapa TPS," katanya. 

Pelaksanaan Pilkada Sultra diambilalih oleh KPU RI, setelah DKPP RI memberhentikan lima komisioner KPU Sultra, karena terbukti melanggar kode etik pada proses tahapan Pilkada Sultra. 

Pada Pilkada Sultra periode 2013-2018, ada tiga pasangan calon gubernur yang akan bertarung, yakni pasangan Nur Alam-Saleh Lasata (petahana), Buhari Matta-Amirul Tamin dan Ridwan Bae-Hairul Saleh.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau