Ribuan Bobotoh Persib Padati Stadion Siliwangi

Kompas.com - 03/11/2012, 19:02 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Ribuan bobotoh Persib Bandung membeludak memadati stadion Siliwangi Bandung, Jalan Lombok dan Jalan Aceh, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (3/11/2012).

Mereka datang untuk menyaksikan laga tim kesayangannya Persib Bandung melawan Makassar United dan Sriwijaya FC melawan Barito Putra dalam turnamen Celebes Cup II yang dijadwalkan di Stadion Siliwangi, Bandung, Sabtu, (3/11/2012). Turnamen ini sempat terancam batal karena tidak dapat izin dari pihak kepolisian.

Turnamen berhadiah piala bergilir La Nayla Mataliti akan digelar selama dua hari, yakni Sabtu (3/10/2012) dan Minggu (4/10/2012). Turnamen ini hanya bersifat hiburan saja menjelang LSI musim 2012 - 2013.

Meski pertandingan ini tidak dapat izin dari pihak kepolisian, ribuan bobotoh Persib tetap menunggu di antrean pintu masuk stadion Siliwangi Bandung. Sebagiannya menunggu di pinggir jalan, akibatnya arus lalu lintas menjadi tersendat.

Para bobotoh bersikukuh pertandingannya jadi digelar karena tanggung sudah membeli tiket pertandingan dari panitia pelaksana (panpel). "Jadi teu ieu Persib maen teh?" tanya salah satu Bobotoh, Rian (23). "Saya berharap pertandingan bisa dilaksanakan, tanggung nih, saya udah beli tiket," keluhnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau