Pesta Miras, Kakak-Adik di Bone Saling Adu Jotos

Kompas.com - 03/11/2012, 21:33 WIB

BONE, KOMPAS.com - Dua pria yang masih bersaudara terlibat adu mulut hingga berujung perkelahian saat mereka pesta minuman keras. Peristiwa yang terjadi di Jalan Cempalagi, Kelurahan Bukaka, Kecamatan Taneteriattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan itu membuat warga setempat geger, Sabtu, (03/11/2012).

Peristiwa yang melibatkan Cappi dan Yudi, kakak beradik ini bermula saat keduanya pesta miras bersama sejumlah rekannya. Namun dalam pesta miras tersebut, Cappi dan Yudi terlibat adu mulut hingga berujung adu jotos. Salah seorang teman mereka bernama Haerul berusaha melerai. Namun niat baik Herul ini malah ditanggapi lain oleh Cappi. Akibatnya terjadi perkelahian di antara para pemabuk ini.

Lantaran tak mau memperpanjang masalah, Haerul akhirnya meninggalkan lokasi. Cappi yang menganggap Haerul turut campur, malah semakin emosi dan berupaya mencari Haerul hingga ke rumahnya yang hanya berjarak 300 meter dari tempat kejadian perkara (TKP).

Dengan kondisi mabuk Cappi berteriak-teriak memanggil Haerul. Tak hanya itu, Ia pun berusaha menggedor-gedor pintu rumah yang dihuni oleh orangtua Haerul. Lantaran ketakutan, orangtua Haerul pun menepon pihak kepolisian. Selang beberapa menit kemudian sejumlah anggota polisi yang dipimpin oleh Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (KA SPKT) Polsek Taneteriattang, Aiptu Andi Syamsul, tiba di TKP. Sementara Cappi langsung kabur saat mengetahui keberadaan polisi.

"Di luar terus berteriak-teriak, terus dia dorong-dorong pintu. Mungkin dia kira Haerul ada di dalam," ujar Nawir, orangtua Haerul kepada polisi.

Polisi yang mengejar pelaku hingga ke TKP juga hanya mendapatkan sisa minuman tradisional jenis ballo di atas meja.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau