Nilai tukar

Rupiah Bergerak Konsolidatif Melemah Lagi

Kompas.com - 06/11/2012, 09:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim riset BNI Treasury memprediksi nilai tukar rupiah pada Selasa (6/11/2012) ini akan konsolidatif dengan kecenderungan melemah tipis. Perhatian pelaku pasar tertuju pada proses dan hasil pemilihan presiden di Amerika Serikat.

Rupiah ditutup melemah di level Rp 9.620 per dollar AS kemarin dari level pembukaan Rp 9.610 per dollar AS. Seharian rupiah bergerak di kisaran Rp 9.610-Rp 9.630 per dollar AS.

Ditutupnya bursa IHSG kemarin sore di zona merah menambah tekanan terhadap rupiah menjelang penutupan perdagangan. Rilis data PDB kuartal ketiga (YoY) di mana lebih rendah dibandingkan dengan sebelumnya (6,17 persen vs 6,37 persen) juga turut mendorong pelemahan rupiah.

Hari ini rupiah berpotensi bergerak dengan kecenderungan konsolidasi melemah kembali. Memang, Non Delivery Forward satu bulan di pasar offshore pagi ini rupiah dibuka sedikit menguat di level Rp 9.649-Rp 9.664 per dollar AS.

Hal itu diharapkan akan mengurangi tekanan dollar terhadap rupiah hari ini. Perhatian pelaku pasar akan tertuju pada pilpres AS nanti malam. Hal itu terjadi di tengah sentimen positif yang berpotensi mendorong penguatan dollar AS terhadap beberapa mata uang lainnya, termasuk rupiah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau