Bencana alam

Banjir karena Alih Fungsi Lahan

Kompas.com - 06/11/2012, 18:48 WIB

MEDAN, KOMPAS.com — Banjir di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, masih merendam sekitar 2.000 rumah di enam kecamatan, Selasa (6/11/2012). Tinggi banjir yang terjadi sejak Minggu itu kini mencapai 1,5 meter.

Wakil Bupati Serdang Bedagai Soekirman mengatakan, penyebab banjir antara lain hujan lebat, pendangkalan Sungai Sei Rampah, dan alih fungsi lahan. Lahan hutan yang rusak akibat pembalakan liar atau beralih menjadi perkebunan sawit turut menjadi pemicu.

Sekretaris Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Sumatera Utara Timbas Prasad Ginting keberatan jika perkebunan kelapa sawit dituding sebagai penyebab banjir. Menurut dia, banjir disebabkan oleh anomali cuaca, pembalakan hutan di daerah hulu, dan pendangkalan sungai.

"Memang ada lahan yang beralih menjadi kebun kelapa sawit. Tapi, perlu dilihat dulu betul tidaknya perkebunan kelapa sawit mana yang menyebabkan banjir. Sebab, kelapa sawit banyak menyerap air," tuturnya.

Menurut Soekirman, perkebunan kelapa sawit memang menyerap banyak air, tetapi tidak dapat meredam larian air (run off) karena tidak memiliki belukar. Berbeda dengan hutan yang semak belukarnya turut menghambat larian air.

Dia menambahkan, alih fungsi lahan menjadi kebun kelapa sawit memang turut andil dalam banjir. Dia mencontohkan, di Desa Cempedak Lobang terdapat sedikitnya 200 hektar lahan yang beralih menjadi perkebunan kelapa sawit sejak 15 tahun lalu. Desa ini merupakan yang terparah terkena banjir.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau