Gaya Hidup Sehat Tetap yang Terbaik Cegah Diabetes

Kompas.com - 06/11/2012, 19:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyakit diabetes atau dikenal kencing manis, dapat dicegah baik melalui gaya hidup sehat dan konsumsi obat pencegah diabetes. Namun perubahan gaya hidup tetap menunjukkan hasil terbaik.

Hal diungkapkan Ketua Jakarta Diabetes Meeting (JDM)  ke-21, Tri Juli ET, dari Divisi Metabolik Endokrin Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI /RSUPN Cipto Mangunkusumo, dalam seminar media bertajuk Diabetes Management: Strategy of Treatment and Evaluation to Prevent Further Complication, Selasa (6/11/2012) di Jakarta. Kegiatan itu diselenggarakan terkait penyelenggaraan JDM Ke-21, dalam waktu dekat.

Individu dengan pre-diabetes dapat mencegah dirinya masuk ke dalam kondisi diabetes, jika menjalankan gaya hidup sehat atau konsumsi obat. Diabetes dapat dicegah dengan menjalankan diet sehat, olahraga teratur, pemeriksaan berkala kesehatan, dan istirahat cukup. Obat-obatan yang membantu mencegah diabetes antara lain metformin, pioglitazone, dan acarbose.

Tetapi, konsumsi obat pencegah diabetes ini harus dengan konsultasi dokter dan diawasi. "Obat juga hanya diberikan, jika motivasi individu untuk menjalankan gaya hidup sehat sangat rendah, terlalu sibuk bekerja, serta terdapat faktor risiko besar, seperti obesitas dan orangtua menderita diabetes," ujarnya.

Dalam berbagai penelitian di dunia, Tri Juli mengatakan, telah ter bukti bahwa gaya hidup tetap paling besar dalam menurunkan risiko diabetes, bahkan dibandingkan dengan penggunaan obat-obatan pencegah sekalipun.

Studi Diabetes Prevention Program (DPP) di Amerika yang melibatkan 3.324 peserta pre-diabetes, misalnya, membandingkan kelompok yang diintervensi dengan gaya hidup sehat dan kelompok menggunakan obat (metformin) selama 3 tahun.

"Kelompok yang intervensinya gaya hidup risiko turun hingga 58 persen, sedangkan yang menggunakan obat risiko turun 31 persen. Sejumlah studi lain, seperti studi Da Qing di China juga menunjukkan hasil yang mirip," ujarnya.

Walaupun bukti berbagai studi menunjukkan pentingnya gaya hidup sehat untuk mencegah diabetes, sangat sulit untuk mengubah cara hidup. Padahal, perubahan ke arah gaya hidup sehat juga jauh lebih murah, ketimbang konsumsi obat atau biaya yang dikeluarkan jika nantinya menderita diabetes.

 

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau