Anak Juga Perlu Cek Gula Darah

Kompas.com - 07/11/2012, 18:54 WIB

KOMPAS.com - Diabetes atau awam menyebutnya kencing manis adalah penyakit yang identik dengan orang dewasa. Padahal, penyakit ini juga mengintai anak-anak. Karena itulah anak juga perlu melakukan pemeriksaan gula darah.

Pemeriksaan gula darah pada anak, menurut dr.Aman Pulungan Sp.A (K),bisa dilakukan pada usia berapa pun. Bahkan, saat ini cek gula darah menjadi prosedur tetap pada pasien yang masuk ke unit gawat darurat (UGD).

"Anak-anak yang punya faktor risiko terkena diabetes, misalnya anak yang sangat gemuk harus diperiksa kadar gula darahnya," kata Aman dalam acara media edukasi mengenai Diabetes pada Anak yang diadakan oleh PT. Roche Indonesia di Jakarta, Rabu (7/11/12).

Kadar gula darah yang normal pada anak sama dengan kadar gula darah normal bagi dewasa, yakni berkisar 100-140 mg/dl.

Ada beberapa faktor risiko terjadinya diabetes pada anak, antara lain bayi lahir dengan berat badan lebih dari 4 kilogram atau bayi lahir dengan berat badan rendah, menderita obesitas, anak sering buang air kecil, atau berat badan mendadak turun.

Sementara itu pada diabetes tipe 1 dimana pankreas tidak lagi memproduksi insulin, gejalanya tidak mudah dikenali karena itu perlu dilakukan pemeriksaan gula darah.

Jumlah anak yang menderita diabetes di Indonesia terus meningkat dengan jumlah terbanyak adalah diabetes tipe 2. Dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat anak penderita diabetes bisa hidup sehat.  

Untuk mencegah diabetes, orangtua harus memperhatikan kebiasaan makan dan aktivitas fisik anaknya di rumah. Perhatikan pula perkembangan berat badan anak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau