Agnes Monica Kecewa, Maskapai Penerbangan Menanggapi

Kompas.com - 07/11/2012, 19:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Kekecewaan penyanyi Agnes Monica, karena koper-kopernya dicongkel, ditanggapi oleh pihak Singapore Airlines, maskapai penerbangan yang pesawatnya ditumpangi oleh Agnes.

"@agnezmo Just a note to let you know we have received your email. We have highlighted this matter to the relevant depts for investigation," tulis pihak maskapai penerbangan tersebut kepada pemilik akun Twitter @agnezmo itu.

Agnes membalas keterangan dari pihak maskapai penerbangan tersebut untuk menjelaskan rincian kerusakan pada koper-kopernya. "@SingaporeAir we will email you the detail. There are 2 broken luggages as well as one missing luggage," tulis Agnes.

Agnes marah setelah mendapati tiga kopernya sudah dibongkar paksa. Ia mengetahui kondisi tersebut ketika tiba di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Rabu (7/11/2012). Melalui Twitter, ia mengungkapkan kemarahannya. Ia pun memasang foto yang memerlihatkan kerusakan pada koper-kopernya itu. "Ada 3 koper yang dirusak kuncinya (bukan kunci TSA (Transportation Security Agency). Oh my gosh. Jaman sekarang, mentalnya kalau masih gini, gimana bisa maju?" tulisnya pula.

Tulisnya lagi, "Singapore Airlines. Sudah ke sekian kalinya ini terjadi. Where is your sense of responsibility (mana tanggung jawab kalian)?? Kok bisa kejadian terus ya?" Sambungnya, "Dan gak mendidik namanya kalo kita membiarkan saja kelakuan seperti ini. Negara Indonesia ini Negara Hukum." Tambahnya, "Singapore Airlines.. Tolong ya? Or siapapun yg bertanggung jawab (*Pake senyum ngomongnya dgn hati NYESEK*) Agak males ya kalo udah keseringan kaya gini??."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau