Pasar modal

Global Jeblok, IHSG Cenderung Terseret

Kompas.com - 08/11/2012, 08:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan kembali tertekan cukup dalam pada perdagangan Kamis (8/11/2012). Jebloknya kinerja saham di bursa global semalam waktu Indonesia dan kenaikan di perdagangan sebelumnya bagi IHSG menambah tekanan itu.

Bursa saham Wall Street jeblok ke level terendahnya sejak Juli tahun ini pada perdagangan semalam. Ini setelah lepas dari hasil pilpres di Amerika Serikat, perhatian tertuju ke persoalan fiskal di negeri itu sekaligus masalah krisis utang di zona euro.

Indeks Dow Jones industrial average anjlok 312,95 poin (2,36 persen) ke level 12.932,73. Indeks S&P500 turun 33,86 poin (2,37 persen) ke level 1.394,53. Indeks Komposit Nasdaq ambles 74,64 poin (2,48 persen) ke level 2.937,29.

Adapun IHSG kemarin ditutup naik 36,16 poin (0,83 persen) ke level 4.350,42 dengan jumlah transaksi sebanyak 8,35 juta lot atau setara Rp 4,47 triliun. Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih di pasar reguler sebesar Rp 428,71 miliar dengan saham yang paling banyak dijual adalah BBRI, ASII, SMGR, GGRM, dan BBNI. Mata uang rupiah terdepresiasi ke level Rp 9.629 per dollar AS.

Secara teknikal, menurut riset eTrading Securities, kenaikan IHSG mengindikasikan bahwa IHSG akan tetap melanjutkan kenaikannya pada perdagangan selanjutnya.

Untuk support IHSG ada pada level 4.292 dan resistance 4.385. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah PTPP, ISAT dan UNVR.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau