Jokowi: Banjir Kampung Apung Tak Bisa Cepat Selesai

Kompas.com - 08/11/2012, 11:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan, persoalan banjir yang kerap melanda Kampung Apung, Kapuk, Jakarta Barat, tidak bisa diselesaikan dalam waktu cepat. Ia meminta agar masyarakat Kampung Apung optimistis karena pemerintah akan melakukan perbaikan setiap tahunnya.

"Itu nanti kan jangka panjang. Jangan seminggu dua minggu suruh mengatasi. Yang berpuluh tahun aja enggak bisa," ujar Jokowi, Kamis (8/11/2012), saat menghadiri pertemuan pimpinan Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) dengan Gubernur dan Ketua DPRD semua provinsi di Indonesia, di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta.

Jokowi mengungkapkan, upaya penyelesaian Kampung Apung baru bisa selesai jika Cengkareng Drain dan pengerukan Kali Pesanggrahan selesai. "Yang penting optimistis pasti ada progres setiap tahunnya," ucap mantan Wali Kota Solo ini.

Sebelumnya, Jokowi sempat menyatakan rencana penyedotan air di Kampung Apung agar tidak selalu tergenang air. Menurut Wali Kota Jakarta Barat Burhanuddin, permintaan pemasangan pompa air juga sudah dilakukan sejak dulu, tetapi saluran untuk dilintasi air belum rampung dikerjakan. Burhanuddin mengatakan, perbaikan Kampung Apung harus diselesaikan secara permanen. Untuk itu, perlu perencanaan matang dari Dinas PU Tata Air.

Perbaikan untuk saluran air Kampung Apung sendiri sudah dianggarkan tahun 2013. Burhanuddin mengatakan, perbaikan saluran air agar tidak selalu banjir memerlukan kajian dari Dinas PU Tata Air. Untuk mengeringkan wilayah satu RW yang terendam banjir selama 20 tahun, perlu integrasi penataan saluran dari kampung-kampung lainnya sehingga banjir dapat diatasi secara permanen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau