Akhirnya, PKS Gaet Dedy Mizwar "Temani" Heryawan!

Kompas.com - 09/11/2012, 10:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akhirnya meminang Dedy Mizwar sebagai calon wakil gubernur Jawa Barat untuk mendampingi calon petahana, Ahmad Heryawan, dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2013.

PKS pun memutuskan berkoalisi untuk mencukupi kuota suara. "Sudah ditetapkan Dedy Mizwar," ujar Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, Jumat (9/11/2012), dalam pesan singkat yang diterima wartawan.

Luthfi menjelaskan, untuk mencukupi kuota kursi, PKS akhirnya berkoalisi dengan Partai Hanura, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Bulan Bintang (PBB). Jumlah kursi PKS di DPRD Jawa Barat hanya 14 kursi. Untuk memajukan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat, parpol atau gabungan parpol harus memiliki setidaknya 15 kursi.

Lebih lanjut, Luthfi mengatakan, PKS menyerahkan rencana pendaftaran Ahmad Heryawan-Dedy Mizwar kepada pengurus provinsi. Rencananya, pada Sabtu (10/11/2012), kedua kandidat ini akan melakukan deklarasi.

Nama Deddy Mizwar kembali mencuat dalam Pilgub Jawa Barat yang akan dilangsungkan pada tahun 2013 mendatang. Sebelumnya, Dedy akan diduetkan dengan Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilgub DKI Jakarta. Namun, Jokowi akhirnya berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama.

Kiprah Deddy di dunia politik juga dibilang tidak sedikit. Deddy pernah mencalonkan diri dari jalur independen sebagai calon wakil presiden bersama dengan Brigadir Jenderal Saurip Kadi. Sementara calon gubernur yang diusung PKS, yakni Ahmad Heryawan, adalah Gubernur Jawa Barat yang masih aktif.

Calon petahana ini pada pilgub periode lalu berpasangan dengan Dede Yusuf. Kini Dede Yusuf, seperti yang telah diberitakan, maju menjadi calon gubernur dari Partai Demokrat dengan pendamping Lex Lesmana, mantan Sekretaris Daerah Jawa Barat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau