Pilkada jatim

PDI-P Mulai Jaring Cagub dan Cawagub Jatim

Kompas.com - 09/11/2012, 23:36 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur mulai membuka pendaftaran untuk menjaring calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Timur. PDI-P berupaya keras untuk memenangkan Pilkada Jatim dengan mencari figur populis.

Ketua DPD PDI-P Jatim Sirmadji mengungkapkan, PDI-P mulai membuka pendaftaran calon Gubernur dan calon wakil Gubernur pada 10 - 24 November. Siapapun yang ikut proses penjaringan ini akan disampaikan ke Dewan Pimpinan Pusat. "Besok kami baru membuka pendaftaran. Kalau yang daftar belum mencapai empat calon kami akan perpanjang lagi satu minggu," ujar Sirmadji, di Surabaya, Jumat (9/11/2012).

Sebelumnya, sempat beredar wacana bahwa PDI-P akan mengusung Ketua Pengurus Pusat Muslimat Nadhlatul Ulama Khofifah Indar Parawansa dengan Wakil Wali Kota Surabaya Bambang Dwi Hartono. Bambang DH juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PDI-P Jatim. Namun, menurut Sirmadji, PDI-P belum memutuskan untuk mengusung Khofifah dengan Bambang DH karena proses penjaringan baru dimulai. "Semua tergantung dari rekomendasi dari DPP," ucapnya.

Kendati demikian, Sirmadji mengakui, Khofifah merupakan figur populer yang potensial dan turut masuk dalam survei PDIP untuk kepentingan Pilkada Jatim 2013. Sejauh ini, baru Gubernur Jatim Soekarwo yang memastikan diri untuk maju sebagai calon petahana dalam Pilkada Jatim dari Partai Demokrat. Soekarwo kemungkinan akan berpasangan kembali dengan Wakil Gubernur Jatim saat ini Saifullah Yusuf.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau