Pemuda Berseru di Bawah Patung Shodanco Supriyadi

Kompas.com - 10/11/2012, 08:27 WIB

KEDIRI, KOMPAS.com - Puluhan pemuda di Kota Kediri, Jawa Timur, memperingati Hari Pahlawan dengan membaca puisi serta berorasi di bawah patung Shodanco Supriyadi di area bundaran Sekartaji, Jumat (9/11/2012), malam.

Mereka secara bergantian membacakan berbagai puisi karangan mereka sendiri hingga puisi karya Khairil Anwar maupun WS Rendra. Di sela-sela puisi, beberapa lagu perjuangan juga dikumandangkan seiring kibaran bendera merah putih yang mereka lambaikan.

Dalam orasinya, para pemuda itu menyerukan segenap elemen bangsa untuk bersatu padu menyatukan langkah agar bangsa ini terbangun lebih baik sehingga rakyat sejahtera.

"Baik dari kalangan pejabat, kalangan rakyat, maupun segenap kalangan profesi agar bersatu padu membangun bangsa ini dengan spirit kepahlawanan," kata Heri Nurdianto, koordinator aksi.

Sementara sebagai pemuda, Heri Nurdianto menambahkan, harus senantiasa mengembangkan jiwa nasionalisme maupun patriotisme. Hal tersebut menurutnya penting dilakukan karena saat ini kondisi bangsa tengah didera berbagai masalah sebagai ekses dari lunturnya nilai-nilai luhur kepahlawanan.

"Pemuda harus dapat berkarya setinggi-tingginya hingga mampu membawa nama harum bangsa Indonesia dalam kancah pergaulan internasional. Jangan hanya hidup bermegah-megahan di saat masih banyak kaum yang tertindas atau termarjinalkan," tandasnya.

Aksi yang berjalan sekitar 45 menit tersebut berjalan lancar dan tertib. Beberapa personil kepolisian terlihat melakukan pengamanan karena lokasi aksi berada pada jalur padat kendaraan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau