Liverpool Buru Pemain Mahal

Kompas.com - 13/11/2012, 01:14 WIB

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Manajer Liverpool, Brendan Rodgers, meminta pemilik klub untuk menyediakan dukungan dana bagi pembelian pemain yang dibutuhkan pada bursa transfer Januari nanti.

Rodgers perlu pilar baru. Maklum saja, setelah mengantongi hasil imbang 1-1 melawan tuan rumah Chelsea, Minggu (11/11/2012), "The Reds" masih tertinggal 15 angka dan beda 12 anak tangga dari pimpinan klasemen sementara, Manchester United.

"Ini kali kelima atau enam hasil imbang musim ini dan kami butuh dua tiga pemain lagi pada jendela transfer Januari untuk mengubah rentetan hasil imbang itu menjadi kemenangan," tegas Rodgers setengah berfilosofi.

"Dan, para kandidatnya tak akan murah dan juga tak banyak yang tersedia pada Januari ini," keluh eks Pelatih Swansea City itu.

Rodgers bilang, pemilik Liverpool telah sepenuhnya mendukung sejak ia tiba di Anfield. Namun, untuk meraih hasil bagus dalam waktu singkat, investasi besar-besaran harus dilakukan.

"Kalau tidak, ya kami harus mengembangkan yang ada," tandas Rodgers.

Pria berpaspor Irlandia Utara itu mengaku, para pemainnya telah memberikan segala kemampuannya.

"Harapannya, kami akan dapat menambahkan pemain baru sebentar lagi dan musim depan kami akan tampil lebih baik," tutur Rodgers.

Apakah itu sinyal Liverpool sudah melempar handuk dalam pacuan persaingan Juara Inggris musim ini?

"Tak perlu keahlian seorang ahli roket untuk menganalisisnya. Musim lalu, kami finis pada peringkat kedelapan dan lebih fantastis kalau kami lebih baik dari itu pada akhir musim ini," papar Rodgers.


"Semua tahu betapa besar sejarah Liverpool, tapi kita tak bisa terus melihat ke belakang. Kami harus menatap masa depan," pungkasnya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau