Tenaga kerja

Buruh di Medan Minta UMK Naik Jadi Rp 2 Juta

Kompas.com - 13/11/2012, 13:47 WIB

MEDAN, KOMPAS.com — Buruh yang tergabung dalam Majelis Pekerja Buruh Indonesia menuntut agar upah minimum kota Medan naik dari Rp 1,46 juta menjadi Rp 2 juta per orang per bulan. Tuntutan itu mereka sampaikan saat berunjuk rasa dan berdialog dengan Wakil Wali Kota Medan Zulmin Eldin.

Willy Agus Utomo dari Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Sumut mengatakan, gaji sebesar Rp 1,46 juta sangat tidak manusiawi. Apalagi untuk memenuhi kebutuhan hidup di kota besar seperti Medan.

"Coba bapak bisa enggak memenuhi kebutuhan hidup dengan uang Rp 1,46 juta. Kalau bisa, berarti bapak hebat. Kami para buruh harus mati-matian mengatur uang itu untuk memenuhi kebutuhan hidup," ujarnya.

Ponijo dari Dewan Pimpinan Cabang Lomenik Kota Medan menjelaskan, banyak istri buruh terpaksa harus bekerja sebagai tukang cuci baju dan setrika untuk memenuhi kebutuhan hidup. Sebab, gaji suami tidak cukup untuk menghidupi keluarga.

Untuk itu, buruh menuntut agar UMK Medan naik menjadi Rp 2 juta. Ini sesuai dengan survei kebutuhan hidup layak oleh buruh.

Menurut para buruh, kenaikan UMK Medan harus sesuai dengan amanat pemerintah. Wakil Presiden Boediono mengimbau agar kenaikan upah buruh 30 persen sampai 50 persen. Menteri Perindustrian MS Hidayat juga meminta agar tidak ada lagi upah buruh yang lebih kecil dari gaji pegawai negeri sipil golongan terendah.

"Itu tuntutan kami," kata Minggu Saragih dari MPBI.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau