Nilai tukar

Tekanan Masih Menghantui Rupiah

Kompas.com - 14/11/2012, 10:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -  Nilai tukar rupiah diperkirakan akan kembali melemah pada perdagangan Rabu (14/11/2012). Sentimen negatif dari sisi eksternal lebih kental membebani gerak rupiah.

Kemarin rupiah ditutup melemah di level Rp 9.625 per dollar AS dari saat dibuka di level Rp 9.620. Rupiah bergerak di kisaran Rp 9.620-9.640 per dollar AS sepanjang perdagangan. Ditutupnya indeks harga saham gabungan di zona hijau memberikan sentimen positif terhadap rupiah kemarin.

Bank Indonesia terlihat melakukan intervensi di pasar valas untuk mengurangi tekanan terhadap rupiah. Riset BNI Treasury memprediksi rupiah bergerak dengan kecenderungan konsolidasi melemah.

Non Delivery Forward 1 bulan di pasar offshore pagi ini di mana rupiah dibuka naik di level Rp 9.625-9.640 diharapkan akan mengurangi tekanan dollar AS terhadap rupiah hari ini.

Namun, meningkatnya risk aversion investor terimbas kondisi di AS (fiscal cliff) dan Eropa (Yunani) dan meningkatnya permintaan valas oleh importir menjelang libur panjang Tahun Baru Hijriah diproyeksikan akan menambah tekanan terhadap rupiah hari ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau