Becak Menjadi Daya Tarik Wisman di Yogyakarta

Kompas.com - 14/11/2012, 14:25 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta  Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan  moda transportasi becak telah menjadi bagian dari sistem ekonomi khas Yogyakarta.

"Becak bukan hanya masuk ranah transportasi saja, namun lebih dari itu berperan sebagai pendukung perekonomian Yogyakarta pada rantai ekonomi lokal yang saling menguntungkan," kata Sultan di Yogyakarta, Selasa (13/11/2012).

Moda transportasi tidak bermotor tersebut, kata Sultan, telah mampu mendukung daya tarik wisatawan mancanegara di Yogyakarta sehingga berpengaruh terhadap jalannya perekonomian.

Pengemudi becak juga secara langsung maupun tidak telah mampu berperan sebagai agen pemandu wisata di Yogyakarta.

Menurut Sultan hingga saat ini  becak terkait erat dengan pengasong kerajinan serta obyek-obyek wisata yang ada di Yogyakarta. "Menjadi pengemudi becak merupakan mata pencaharian yang tidak kalah mulianya dengan profesi jasa lainnya," katanya.

Selain itu bagi penumpang becak tidak hanya sekadar dapat menikmati indahnya kota melainkan juga belajar memahami kearifan warga Yogyakarta yang tercermin pada slogan-slogan yang tertulis di "slebor" becak.

Untuk itu, Sultan juga meminta agar para pengemudi becak di Yogyakarta mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas serta memberikan pelayanan yang baik bagi penumpangnya. "Kalau memang pengemudi becak bisa mempertahankan budaya pelayanan yang baik maka telah menguatkan becak sebagai aset budaya dan aset wisata," kata Sultan HB X.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau