Tujuh Bank Kucuri Pusri Rp 7,4 Triliun

Kompas.com - 14/11/2012, 14:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tujuh perbankan nasional memberikan kredit sindikasi ke PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) sebesar Rp 7,4 triliun. Kredit tersebut digunakan untuk modal kerja perseroan.

Direktur Utama Pusri Musthofa menjelaskan fasilitas kredit tersebut memiliki waktu jatuh tempo 10 tahun sejak saat ini. "Kredit ini akan digunakan dalam pembangunan proyek perusahaan dan demi untuk mendukung kelancaran proses bisnis Pusri di Palembang, serta untuk peningkatan produksi pangan dan mendukung ketahanan pangan nasional," kata Musthofa di Hotel Crown Plaza Jakarta, Rabu (14/11/2012).

Menurut Musthofa, adapun ketujuh bank pemberi pinjaman itu adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Jabar Tbk (BJBR), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Sumsel Babel, dan PT Bank UOB Indonesia.

Musthofa menambahkan fasilitas pinjaman ini akan digunakan untuk pembangunan pabrik Pusri II-B menggantikan pabrik Pusri II yang sudah berusia 38 tahun, pembangunan steam turbine generator dan boiler batu bara guna mendukung utilitas (steam dan listrik) dari pabrik Pusri II-B. Selain itu untuk pembelian kapal self proppelled urea barge secara bertahap menggantikan kapal Pusri yang sudah ada.

"Sesuai dengan  Instruksi Presiden No. 2 Tahun 2010 tentang revitalisasi pabrik pupuk, kami melaksanakan proyek revitalisasi pabrik dan pengembangan usaha," tambahnya.

Sekadar catatan, pabrik Pusri II-B akan menambah pasokan pupuk nasional hingga 2017 sebanyak 2,8 juta ton, dari 7 juta ton yang dibutuhkan. Pabrik Pusri II-B memili kapasitas produksi untuk amoniak sebesar 2.000 ton per hari dan urea 2.750 ton per hari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau