Februari 2013, Ponsel BlackBerry 10 Mulai Dijual

Kompas.com - 14/11/2012, 16:53 WIB

KOMPAS.com — Research in Motion (RIM) berjanji akan merilis sistem operasi BlackBerry 10 pada 30 Januari 2013. Tak lama setelah itu, RIM juga berjanji bahwa perangkat BlackBerry 10 akan segera tersedia di toko-toko produk elektronik.

Namun, RIM enggan mengungkap tanggal pasti pengiriman BlackBerry 10, dan volume pengirimannya.

"Kami sedang bekerja keras memastikan semua hal kecil dan rincian tempat untuk tanggal peluncuran, ketika perangkat tersebut akan tersedia untuk konsumen dan perusahaan," kata Chief Operating Officer RIM Kristian Tear, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (13/11/2012).

RIM memiliki rencana awal untuk memasarkan BlackBerry 10 model layar sentuh dengan segmentasi menengah ke atas. Beberapa pekan kemudian, baru akan dipasarkan smartphone dengan papan ketik QWERTY, yang selama ini banyak digunakan pencinta BlackBerry. BlackBerry 10 dengan harga relatif terjangkau akan dipasarkan berikutnya.

RIM mengkalim, kinerja BlackBerry 10 akan lebih cepat dan mulus dibandingkan smartphone sebelumnya. Tak hanya itu, RIM juga terus meningkatkan jumlah aplikasi di toko aplikasi online BlackBerry App World, sebagai faktor penting pendukung utama keberhasilan sebuah platform.

Saat ini, perangkat BlackBerry 10 sedang diuji coba oleh 50 operator seluler di beberapa negara, termasuk Indonesia.

"Kami harus sepakat dengan operator, kapan mereka siap untuk mengumumkan BlackBerry 10. Dengan demikian, kebijakan ini bukanlah keputusan kami sendiri," aku Tear.

Sistem operasi ini kali pertama diumumkan RIM pada akhir 2011 dengan nama BBX. Karena ada perusahaan lain yang telah memakai nama BBX, dan RIM kalah dalam sengketa merek dagang, sistem operasi ini ganti nama menjadi BlackBerry 10.

Mulanya RIM menjanjikan BlackBerry 10 akan dirilis pada akhir 2012, tetapi kemudian menundanya hingga awal 2013. Penundaan ini memberi ruang pada Android dan iPhone untuk semakin mendominasi pasar. Sementara itu, perusahaan asal Kanada ini masih menaruh harapan pada BlackBerry 10 untuk meningkatkan penjualan yang makin terpuruk lantaran banyak pengguna yang beralih ke iPhone dan Android.

Meski demikian, BlackBerry masih digunakan oleh pelanggan setia dari kalangan pebisnis dan instansi pemerintah yang mengutamakan keamanan dalam berkomunikasi.

Perlu diketahui, smartphone yang berjalan dengan sistem operasi BlackBerry OS 7 atau lebih rendah tak dapat di-upgrade ke BlackBerry 10.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau