JAKARTA, KOMPAS.com - Dukungan agar Rhoma Irama maju sebagai capres di Pemilu 2014 bertambah lagi. Kali ini datang dari Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.
Jokowi mengaku mendukung penuh Rhoma Irama, jika dia benar maju Pilpres 2014. "Ya, saya mendukung penuh lah sebagai fans. Ha.. ha.. ha..," kata Jokowi sambil tertawa.
Hal itu dikatakan Jokowi saat menjawab pertanyaan wartawan usai dia menemani PM Swedia Fredrik Reinfeldt di Monas, Rabu (14/11/2012).
Jokowi mengaku tidak mengingat-ingat masalah Rhoma Irama pernah menyebut orangtuanya bukan muslim saat berceramah di sebuah masjid menjelang Pilkada DKI. Sebagai penggemar, dia tetap akan mendukung idolanya.
"Ha.. ha.. ha.., ya dukung, yah dukung," kata Jokowi tetap sambil tersenyum lebar.
Sebelumnya, para ulama yang tergabung dalam Wasilah Silaturahim Asatidz Tokoh dan Ulama (Wasiat Ulama) mendaulat Rhoma Irama sebagai capres dalam Pilpres 2014. Dukungan tersebut diklaim merupakan hasil kesepakatan satu juta anggota Wasiat Ulama di seluruh Indonesia.
Rhoma Irama yang dihubungi Kompas.com pun menyatakan siap maju capres dengan segala konsekuensinya. Ia bahkan mengaku siap dihujat.
"Saya maju ini karena desakan ulama dan umat. Saya bahkan sempat katakan apakah tidak ada figur lain selain saya kepada ulama-ulama itu," tutur Rhoma.
Para ulama itu, lanjut Rhoma, mengaku tidak ada lagi sosok pemimpin bangsa ini yang merepresentasikan umat Islam.
"Anda telah jadi ikon dari umat, hanya Anda yang bisa persatukan umat Islam, dan hanya Anda yang bisa bawa visi dan misi umat Islam," kata Rhoma menirukan ucapan salah seorang ulama.
Dengan desakan itu, Rhoma pun kemudian mempertimbangkan dengan serius usulan ini. Setelah itu, Rhoma mengaku akhirnya hatinya terpanggil untuk berbuat sesuatu untuk negeri ini.
"Kita sudah jauh dari nilai ketuhanan, jauh dari nilai kemanusiaan, persatuan. Indikasinya adalah tidak ada sopan santun dalam berpolitik, berbangsa, dan bernegara," ujar Rhoma.
Baca juga:
Pengamat: Rhoma "Nyapres", Anggap Saja "Joke of the Month"
Ridho Rhoma: "Ter-la-lu", kalau Papa Menolak Lagi
Ruhut: Rhoma Nyapres, Inul juga Bisa!
Rhoma Irama: Saya Dinilai Mampu Persatukan Umat Islam
Berita terkait wacana pencapresan Rhoma bisa diikuti dalam topik:
Geliat Politik Jelang 2014
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang