Jokowi Berdampingan dengan JK di Masjid Sunda Kelapa

Kompas.com - 15/11/2012, 10:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menghadiri acara pencanangan penanaman pohon untuk Indonesia dalam rangka merayakan satu Muharram tahun baru Islam di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat.

Jokowi tiba di Masjid Sunda Kelapa pada pukul 09.15 WIB dengan menggunakan baju koko putih dan peci hitam. Gema Muharram 1434 H Dewan Masjid Indonesia dan Masjid Agung Sunda Kelapa ini diselenggarakan mulai pukul 08.00 WIB.

"Insya Allah yang akan hadir nanti itu Ketua Dewan Masjid Pusat, HM Jusuf Kalla, Menteri Kehutanan H Zulkifli Hasan, dan Gubernur DKI Joko Widodo," kata Wakil Kabid Dakwah dan Pendidikan Masjid Agung Sunda Kelapa, H Mulyadi, di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta, Kamis (15/11/2012).

Dalam acara ini, akan diserahkan secara simbolis sebanyak 100 pohon dari Kementerian Kehutanan kepada perwakilan dari masjid yang tergabung di Dewan Masjid Indonesia (DMI) dalam rangka pencanangan penanaman pohon untuk Indonesia.

Sampai berita ini diturunkan, acara peringatan Tahun Baru Muharram masih berlangsung. Jusuf Kalla juga sudah memberikan kata sambutannya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau