China terbuka superseries premier

Sony dan Alvent/Kido Tersingkir

Kompas.com - 15/11/2012, 16:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Indonesia kehilangan dua wakil di babak kedua turnamen China Terbuka Superseries Premier, Kamis (15/11/2012). Tunggal putra Sony Dwi Kuncoro serta ganda putra Alvent Yulianto Chandra/Markis Kido tak mampu melewati hadangan para lawannya dalam pertandingan di Yuan Shen Gymnasium, Shanghai, China.

Sony, yang menjadi satu-satunya harapan Indonesia di sektor tunggal putra, harus mengakui keunggulan pemain tuan rumah, Wang Zhengming. Dalam pertandingan berdurasi 1 jam 6 menit, Sony kalah rubber game 12-21, 21-14, 15-21.

Nasib serupa juga terjadi pada ganda putra yang menjadi satu-satunya andalan, Alvent/Kido. Mantan pemain Pelatnas ini dipaksa menyerah 19-21, 18-21 dari pasangan China, Chai Biao/Zhang Nan.

Dengan demikian, tak ada harapan bagi Indonesia untuk merebut gelar dari dua sektor tersebut karena tak ada wakil lagi. Kini, asa untuk merebut gelar di turnamen berhadiah 400.000 dollar AS tersebut dicurahkan kepada ganda campuran dan ganda putri.

Pasangan Riky Widianto/Puspita Richi Dili sudah menggenggam tiket perempat final setelah menang 21-11, 21-15 atas pasangan India, Pranaav Jerry Chopra/Siki Reddy N. Selanjutnya, mereka menunggu pemenang antara pasangan Korea Selatan, Kim Sa-rang/Choi Hye In, dengan unggulan kelima dari Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, guna memperebutkan tiket ke semifinal.

Masih ada ganda campuran yang belum bertanding, yaitu pasangan terbaik Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Unggulan ketiga ini akan bertemu pasangan Korea Selatan, Kim Ki Jung/Kim So Young.

Sementara itu, di sektor ganda putri, Gebby Ristiyani Imawan/Tiara Rosalia Nuraidah, yang kemarin menyingkirkan pasangan Rusia, mendapat keuntungan dari mundurnya pasangan utama tuan rumah, Tian Qing/Zhao Yunlei. Dengan demikian, Gebby/Tiara menang WO dan langsung meraih tiket perempat final untuk bertemu pemenang antara unggulan kedelapan dari Korea Selatan, Eom Hye Won/Jang Ye Na, dan pasangan Thailand, Savitree Amitrapai/Sapsiree Taerattanachai.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau