Diego Dijenguk Adik John Kei

Kompas.com - 16/11/2012, 13:25 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pesepakbola Diego Michiels dikunjungi adik John Kei, Tito Refra Kei, di Mapolres Jakarta Pusat. Kedatangan Tito yang mengenakan sedan BMW putih cukup mengundang perhatian.

Tito berada di Mapolres Jakpus selama sejam. Setelah akan pulang, dia baru memberi keterangan terkait kunjungannya.

"Habis kunjungi Diego. Cuma saya enggak ada kapasitas untuk bicara Diego. Keadaan (Diego) sehat," kata Tito, Jumat (16/11/2012).

Tito mengatakan, meski Diego pemain naturalisasi dari Belanda, namun ibunya berasal dari Maluku.

"Diego kan rekan kita. Mamanya orang dari Maluku. Enggak mungkin kalau kita enggak kenal kita datang. Mamanya dari Maluku," ujar Tito.

Ketika ditanya mengenai empat rekan Diego yang saat ini ditahan di Mapolsektro Tanah Abang, Tito menyatakan bahwa ada juga terdapat kerabat dari Maluku.

"Kalau enggak salah hampir semua dari Maluku," jelas Tito.

Diego dijadikan tersangka atas kasus pengeroyokan terhadap Mef Paripurna di Domain Club, Senayan City, Kamis (8/11/12) dini hari. Diego bersama keempat temannya terancam dijerat Pasal 170 KUHP mengenai Pengeroyokan juncto Pasal 351 mengenai Penganiayaan dengan ancaman 9 tahun.

Diego sempat bermalam di Mapolsektro Tanah Abang. Namun dia dipindah ke Mapolrestro Jakarta Pusat, sementara teman-temannya tetap di Tanah Abang.

Berita terkait dapat diikuti di topik:

DIEGO MICHIELS JADI TERSANGKA

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau