DENPASAR, KOMPAS.com - Made Mas Andi Widiadnyana (31), tahanan titipan Polsek Kuta Utara yang baru empat hari menghuni Lapas Kerobokan, Sabtu (17/11/2012) dini hari tadi dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar. Setelah mendapat perawatan sekitar dua jam, pukul 03.00 WITA, Made Mas Andi menghembuskan nafas terakhirnya.
"Kami masih mengumpulkan keterangan dari Lapas maupun RS terkait kematian korban. Dari hasil visum luar sementara untuk penyebab luka-luka atau ciri-ciri aniaya tidak ada," ujar Kasat Reskrim Polres Badung, AKP Wayan Arta Ariawan saat memberi keterangan kepada wartawan di kamar jenazah RSUP Sanglah Denpasar, Sabtu siang.
Terdapat sejumlah luka gores tak lebih dari satu senti meter di beberapa bagian tubuh korban. "Luka di dahi sekitar 1 senti meter, bibir kiri 0,5 senti meter, tangan kecil-kecil, bisa jadi terjatuh," jelas Ariawan.
Penyebab kematian korban masih misterius dan polisi menunggu hasil pemeriksaan dari tim forensik RSUP Sanglah Denpasar. Terkait dugaan korban tewas overdosis, polisi masih belum bisa memberi keterangan lebih jauh karena harus menunggu hasil pemeriksaan tim dokter.
Made Mas Andi yang berasal dari Singaraja merupakan tahanan kasus narkoba dan baru saja dititipkan ke Lapas Kerobokan 13 November lalu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang