Menuju masyarakat asean

Masyarakat ASEAN 2015, Malaysia yang "Beruntung"

Kompas.com - 18/11/2012, 15:31 WIB

PHNOM PENH, KOMPAS.com - Malaysia akan menjadi negara anggota ASEAN yang "beruntung". Selebrasi perwujudan Masyarakat ASEAN pada tahun 2015 mendatang, akan diselenggarakan di negeri tersebut. Hal ini berkaitan dengan bergulirnya kepemimpinan ASEAN dari Kamboja pada tahun 2012 ini, kemudian beralih ke Brunei Darussalam pada 2014, dan Malaysia pada tahun 2015.

"Kita dengan penuh keyakinan akan melakukan selebrasi itu pada akhir 2015," kata Sekjen ASEAN Surin Pitsuwan, dalam jumpa pers usai sesi pertama Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-21 ASEAN, di Phnom Penh, Minggu (18/11/2012).

Ia mengungkapkan, persiapan ke arah itu sudah hampir rampung, antara 90-95 persen. Sisanya, masih dalam proses penyelesaian. "Sehingga kita akan memasuki tahun 2015 dengan penuh keyakinan diri," ujarnya.

Surin menambahkan, Brunei, dengan kepimpinan Sultan Hassanal Bolkiyah diyakini dapat melakukan pekerjaan rumah besar itu dalam sisa waktu menjelang 2015. "Meski kecil, Brunei sangat memiliki kemampuan untuk mengantar kita ke gerbang Masyarakat ASEAN," katanya,

Mewujudkan Masyarakat ASEAN memang menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan KTT ke-21 ASEAN, yang juga dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam pembukaan KTT ke-21 ASEAN, Minggu (18/11/2012), Perdana Menteri Kamboja Hun Sen mengatakan, para pemimpin ASEAN harus mendorong para menteri yang terlibat untuk memformulasikan langkah-langkah kebijakan penting yang bisa dilaksanakan menjelang 2015.

Area-area yang penting itu menyangkut hambatan-hambatan tarif dan non-tarif, liberarisasi investasi, perhubungan dan tranportasi, mobilitas orang dan jasa profesional, reformasi peraturan-peraturan dan isu-isu kelembagaan lainnya yang mendukung terwujudnya Masyarakat Ekonomi ASEAN.

Baca juga:
ASEAN Hadapi Tantangan yang Kompleks
Fokus Utama KTT ASEAN, Persiapkan Masyarakat ASEAN 2015

Hotline Komunikasi Setingkat Menlu untuk Redam Konflik di Laut China Selatan
ASEAN Serukan agar Konflik di Timur Tengah Dihentikan
Deklarasi HAM ASEAN Hormati Prinsip-prinsip HAM Universal
KTT ke-21 Dibuka PM Kamboja Hun Sen

Berita terkait pelaksanaan KTT ke-21 ASEAN dapat diikuti dalam topik:
KTT ke-21 ASEAN

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau