JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan telah mengupayakan langkah antisipasi menyusul adanya ancaman demo besar-besaran angkutan kota. Demo tersebut rencananya digelar pada Selasa (20/11/2012) pagi ini dan diikuti oleh 2.000 demonstran.
"Ya, saya telah mendengar rencana demo sejak semalam. Saya sudah siapkan agar angkutan lain bisa menyelesaikan penumpang," kata Joko Widodo, di Balaikota, Jakarta, Selasa pagi.
Diberitakan sebelumnya, massa yang akan berdemonstrasi berasal dari Forum Komunikasi Dewan Pimpinan Unit Organda DKI Jakarta. Dalam aksinya, massa berniat menuntut agar Perda Nomor 03 Tahun 2012 tentang retribusi daerah yang terkait dengan angkutan umum dicabut. Kemudian, massa juga menolak pengesahan Perda Nomor 12 Tahun 2003 di mana di dalamnya terkandung maksud penghapusan mikrolet.
Aksi tersebut telah diinformasikan ke pihak kepolisian. Anggota dari Polsek maupun Polres Jakarta Pusat telah disiapkan untuk mengamankan aksi yang akan berlangsung di depan gedung Balaikota ini.
Sampai berita ini diturunkan, 350 petugas gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Pusat, dan Satpol PP tengah melakukan apel siaga untuk mengamankan jalannya demonstrasi. Sementara massa pengunjuk rasa tampak berkumpul di dalam area Tugu Monas.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang